RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Lampaui Target 2016, PT. Semen Tonasa Salurkan Rp12,7 Miliar Pinjaman UKM

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 27 Desember 2016 18:19
Lampaui Target 2016, PT. Semen Tonasa Salurkan Rp12,7 Miliar Pinjaman UKM

Direktur Utama PT.Semen Tonasa, Andi Unggul Attas, Menyerahkan Bantuan Pinjaman Modal Kerja kepada Pengusaha UKM di Kabupaten Pangkep, selasa (27/12).

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – PT. Semen Tonasa kembali Menyalurkan pinjaman modal kerja kepada puluhan pengusaha kecil (UKM) melalui program kemitraan UKM, dari dana Corporate Social and Reaponsibility (CSR) PT. Semen Tonasa, Selasa (27/12).

Penyerahan bantuan yang masuk pada penyaluran tahap ke VII ini, diserahkan langsung Direktur Utama PT. Semen Tonasa, Andi Unggul Attas, di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Pusat PT.Semen Tonasa. Dihadiri Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Pangkep, Dewa bochari.

Penyaluran tahap VII yang merupakan penyaluran terakhir di tahun 2016, PT. Semen Tonasa berhasil melampaui target penyaluran 100,66 Persen, berhasil merealisasi penyaluran pinjaman Untuk 564 unit UKM dengan total Rp12,7 Miliar rupiah.

Direktur utama PT. Semen Tonasa Andi Unggul Attas, yang ditemui usai penyerahan pinjaman berharap tahun 2017 mendatang, dana Pinjaman UKM untuk para pengusaha bisa meningkat dan bisa terus mendukung usaha masyarakat, yang merupakan tanggung jawab dari PT.Semen Tonasa.

“Kita akan tingkatkan untuk tahun depan, jadi khusus peningkatan dana bantuan, itu akan kita ukur dari pengembalian pinjaman dari para pengusaha, jadi kita harap para pengusaha bisa memahami kondisi itu,” jelas Unggul.

Sementara itu Kepala dinas Koperasi dan perdagangan Kabupaten Pangkep, Dewa Bochari berharap dengan bantuan dana ini dapat mendorong perkembangan usaha mikro khususnya di Kabupaten Pangkep. “Tentunya, dengan bantuan permodalan ini, pedagang tidak lagi sulit dalam mengembangkan usaha. Apalagi pengembaliannya ini sangat lunak,” katanya.

Penyerahan pinjaman modal kerja program kemitraan ukm PT.Semen Tonasa Tahap VII ini, tercatat terdapat 52 unit UKM penerima, yang terdiri dari 24 UKM baru dan 28 UKM lanjutan, dengan nilai pinjaman sebesar Rp 1,3 Miliar.

Dengan rincian 15 unit usaha yang menerima pinjaman total Rp 300 juta rupiah,  27 unit usaha dengan total pinjaman Rp 460 juta rupiah, dan 9 unit usaha dengan total pinjaman Rp 210 juta rupiah.


div>