KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Langkah Napi Yang Kabur Berakhir di Kota Ambon

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 27 Juni 2017 16:02
Langkah Napi Yang Kabur Berakhir di Kota Ambon

Tajrul Terpidana Kabur (Tengah) bersama Tim Buser

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Langkah Muh Tajrul Kilbareng (31), terpidana mati seumur hidup yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar bersama dua rekannya, 7 Mei lalu, berakhir di daerah Ttutuk Tolu, Kota Ambon, (25/6) kemarin. Dan saat ini pelaku telah diserahkan ke Lapas Klas I Makassar.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (KemenkumHAM), Sahbuddin Kilkoda menyebutkan, Tajrul ditangkap oleh Tim Buser setelah menerima informasi keberadaannya di kota Ambon.

Menurutnya, informasi yang diterima berdasarkan dari Kasat Intelkam Polres bahwa dari Lapas Makassar, pelaku meminta bantuan untuk indentifikasi keberadaan tersangka Tajrul (terpidana,red).

“Dari hasil lidik, pelaku diketahui keberadaan nya, yakni di wilayah Bula hendak kabur menyeberang ke kali Balifat untuk ke hajatan orang meninggal,” ucap Sahbuddin via telefon seluler, Selasa (27/6).

Kemudian, Tim buser pun mengembangkan informasi tersebut lalu berangkat dan membuntuti keberadaan Tajrul (terpidana kabur,red).

“Usai dilakukan pembuntutan, dan mendapati terpidana didaerah Tutuk Tolu, ia tertahan banjir sehingga Tim langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Tajrul pun berhasil ditangkap, kata Sahbuddin rencana akan langsung di kirim ke Makassar, pada hari Selasa 27 Juni 2017 hari ini, sekiranya pukul 14.00 Wita dan tiba di kota Makassar sekitar pukul 15.30 Wita.

“Tajrul akan diangkuy menggunakan pesawat Lion Air. Rencananya, pukul 06.00 Wita, namun tetapi tiketnya full jadi terpaksa di tunda hingga siang ini,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Tajrul yang merupakan pelaku pembunuhan yang sadis ini langsung diserahkan ke pihak Lapas Klas I Makassar guna kembali menjalani hukuman lebih lanjut.

Diketahui sebelumnya Rizal Budiman alias Ical, Muh Tajrul Kilbareng alias Arun (31), Iqbal alias Bala alias Kolor Ijo dimana ketiga terpidana melarikan diri dengan merusak pentilasi kamar dengan gergaji, selanjutnya melompat turun ke selokan dan naik ke pos yang tidak dijaga petugas lapas.

Kedua rekan Tajril sebelumnya telah ditangkap, dimana Rizal kini telah dikembalikan ke pihak Lapas, sementara Iqbal alias Kolor Ijo harus ditembak mati lantaran melakukan perlawanan saat dibekuk petugas.


div>