SENIN , 10 DESEMBER 2018

Lapas dan Rutan di Sulsel Over Kapasitas

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 21 April 2016 20:46

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Sulsel ternyata sudah over kapasitas.

“Luar biasa, sepeti Rutan Klas I yang idealnya cuma 700 orang, tapi sekarang sudah 1.700 orang,” terang Sahabuddin Kilkoda, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel, Kamis (21/4).

Bahkan, dikatakannya, rasio antara sipir dan narapidana sangat tidak ideal. Dimana, saat ini perbandingannya mencapai 1 berbanding 100. Padahal, rasionalnya hanya 1 berbanding 10.

“Kita hanya memberitahu keoada pusat kurang sekali, tetapi formasinya tidak ada. Makanya, kami mohon kepada pemerintah daerah kalau ada oegaaai instansi lain, kami siap (menerima, red),” ujarnya.

Untuk diketahui total penghuni lapas dan rutan di Sulsel hingga saat ini berkisar 7.000 orang dengan 28 lapas dan rutan yang didominasi kasus narkoba.

Lebih jauh, ia menungkapkan, pihaknya telah menjalankan operasi pembersihan di lapas dan rutan kelas I bersama BNN, TNI, dan Polda Sulsel, kemarin, Rabu (20/4).

Hasilnya, didapatkan benda bukti, seperti bom, telepon genggam, ekstasi tiga bungkus yang berjumlah 68 butir. “Ekstasi masih sementara dalam proses di laboratorium oleh BNN benar atau tidak. Sabu-sabu juga ditemukan, tetapi hanya sisanya,” ungkap Sahabuddin.

Adapun upaya yang dilakukan Kemenkumham, lanjut Sahabuddin, penggeledahan akan dilaksanakan secara rutin ke depannya. Terkait narapidana yang kedapatan memakai narkoba, akan diserahkan penuh kepada BNN. “BNN yang kembangkan, dari mana, siapa yang memiliki,” katanya.

Sahabuddin mengaskan, apabila terdapat petugas lapas yang terlibat dalam akses masuknya narkoba ke dalam lapas. “Kalau ada yang faktual memiliki atau ikut, akan kami tindak sampai pada tingkat pemecatan. Tidak ada main-main karena itu sudah instruksi menteri,” ucapnya.

Ia mengakui, dengan jumlah ribuan narapidana, tidak mudah untuk menemukan adanya indikasi pemakaian narkoba di dalam lapas. (***)


div>