RABU , 14 NOVEMBER 2018

Lapas Perempuan Bollangi Panen Sayur Perdana

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 15 Agustus 2017 21:44
Lapas Perempuan Bollangi Panen Sayur Perdana

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo saat di Panen Perdana dan Penandatanganan Kerjasama Sayur Sehat Lapas Perempuan Bollangi dengan Lotte Mart, di Lapas Perempuan Kelas IIA Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa, Selasa, (15/8). Foto: ist

GOWA, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) hadir pada Panen Perdana dan Penandatanganan Kerjasama Sayur Sehat Lapas Perempuan Bollangi dengan Lotte Mart, di Lapas Perempuan Kelas IIA Bollangi,  Desa Timbuseng,  Kecamatan Pattalasang,  Kabupaten Gowa, Selasa,  (15/8).

Siti Rohani selaku Ketua Panitia mengatakan sayur yang diproduksi adalah sayur organik oleh para tahanan dan kemudian dipasarkan di outlet-outlet Lotte Mart.

“Kita melakukan kerjasama dengan pihak swasta serta menerima bantuan dari dinas-dinas yang ada di Sulsel,” kata Rohani.

Semantara itu Kepala Lapas Perempuan Bollangi Sudariyanti mengatakan hadirnya kebun sayur diharapkan mampu membantu para tahanan untuk memiliki keterampilan, sehingga mampu lebih produktif dalam menjalani masa tahanan atau pada saat keluar dari lapas.

Proses peresmian panen perdana ini ditandai dengan SYL melakukan pecabutan bayam dan kangkung di ladang di lapas tersebut, didampingi oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dan sejumlah kepala OPD Sulsel .

Sementara itu satu bedeng (bidang) tanam dikeluarkan modal rata-rata Rp11 ribu dengan nilai jual Rp50-60 ribu.

Selanjutnya masih di kompleks lapas yang sama SYL meresmikan Wisma Flamboyan dengan cara menarik tali tirai sebagai peresmian,  sebanyak 20 tahanan yang bersembunyi dibalik kain memberikan suprise kepada SYL ketika tirai mulai turun.

“Wih…  Ada ternyata orang sembunyi,  saya tidak tahu,” kata SYL.

Lapas Perempuan Bollangi ini memiliki tahanan sebanyak 183 orang beserta dua orang anak.

Saat memberikan sambutan,  SYL berharap agar lapas tahanan yang ada di Sulsel menjadi yang terbaik di Indonesia dan dijadikan sebagai lapas percontohan.

“Paradigma orang tentang rumah tahanan harus berubah.  Lapas tidak seperti dulu lagi. Saya berharap lapas kita menjadi percontohan di Indonesia,” harapnya.

Selain itu SYL juga menginginkan agar lapas di Sulsel menjadi sebuah pabrik. Artinya lapas mampu memproduksi sebuah produk yang nantinya akan memberikan keuntungan bagi para tahanan,  baik pada saat menjalani masa tahanan atau terbebas nanti. Produksi yang dihasilkan seperti kerupuk atau ikan olahan.

“Di lapas ada ratusan orang.  Sayang sekali kalau diam,  di sebelah (Lapas Narkoba Bollangi) ikan lelenya sudah jadi, di sini Lapas perempuan yang kerja,  sedangkan penjualnya ada di luar, kita mulai produksi yang kecil-kecil dulu” terang SYL.

SYL juga menyebutkan sedang merancang lapas anak di Kabupaten Maros.

Selain meresmikan wisma,  SYL juga membuka pelatihan membatik di tempat tersebut.  Di akhir acara,  para tahanan lapas ikut memeriahkan kegiatan dengan bernyanyi, menari serta peragaan busana.(*)


div>