SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Laporan Eks KPU Palopo Dilimpahkan ke Ombudsman Pusat

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Iskanto

Rabu , 05 September 2018 16:27
Laporan Eks KPU Palopo Dilimpahkan ke Ombudsman Pusat

Komisioner KPU Palopo tak terima dipecat.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hingga saat ini, Ombudsman RI perwakilan Sulsel masih terus melakukan pemeriksaan berkas laporan yang telah dimasukan oleh lima mantan komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo beberapa waktu.

Diketahui, Eks KPU Palopo telah melaporkan dua lembaga istansi yakni Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) kota Palopo dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKPP) yang telah memberhentikan mereka sebagai penyelanggara Pemilu.

Bahkan Laporan mereka ke Ombudsman RI perwakilan Sulsel saat ini belum ada tanda-tanda jika pihak yang dianggap mengetahui dimintai ketarangan. “Saat ini masih dalam proses,” kata Kepala perwakilan Ombudsman RI provinsi Sulsel, Subhan Djoer. Saat dikofirmasi, Rabu (5/9).

Sementara untuk DKPP menurut Subhan telah dilimpahkan ke Ombudsman RI atau pusat, karena proses kejadiannya ada di Jakarta. Apalagi menurutnya DKPP adalah urusan pusat. “Kedudukan DKPP itu di Jakarta. Untuk kemudahan pemeriksaan saja dan itu aturan di Ombudsman,” jelasnya.

Adapun lima komisoner yang diberhentikan yakni, ketua KPU Palopo Haedar Djidar, dan tiga anggota komisioner lainnya yakni Muhammad Amran Annas, Faisal Sos dan Faisal Mustafa. Satu lagi komisioner, Syamsul Alam, lebih dulu mengundurkan diri sebelum keluar keputusan pemecatan dari DKPP karena dia maju sebagai bacaleg.

Pemberhentian mereka sebagai penyelanggara pemilu, karena pada waktu itu, mereka dianggap tidak mengikuti putusan Bawaslu kota Palopo dimana calon petahan Judas Amir diminta untuk didiskualifikasi.

Namun adanya edaran yang dikeluarkan oleh Dirjen otonomi daerah jika mutasi yang dilakukan oleh Judas pada waktu itu sudah sesuai peraturan.

Sebelumnya, Eks komisoner KPU Palopo hanya mencari keadalian, bagaimana pemberhetian sebagai penyelaggara bisa dikembalikan nama baik mereka. (*)


div>