JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Laporan Keuangan Diakui, Pemkot Parepare Kembali Raih WTP

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 29 Mei 2017 20:10
Laporan Keuangan Diakui, Pemkot Parepare Kembali Raih WTP

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe didampingi Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir menerima penghargaan Opini WTP dari BPK RI di Kantor Perwakilan BPK Makassar, Senin, (29/05).

PAREPARE, RAKYATSULSEL-Pemerintah Kota Parepare di bawah nahkoda HM Taufan Pawe sebagai Wali Kota Parepare kembali mengantongi predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2016 diserahkan langsung oleh Anggota VI BPK RI DR Harry Azhar Aziz didampingi oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Propinsi Sulsel di Kantor Perwakilan BPK Makassar, Senin, (29/05).

Dalam sambutannya, Harry Azhar menjelaskan, opini WTP yang diraih oleh Kabupaten Kota dengan memperhatikan kesesuaian, kepatuhan dan efektifitas sistem pengendalian internal dengan laporan berbasis akrual secara memadai serta menyusun dan merancang pengendalian secara intern.

Pencapaian opini WTP juga merupakan komitmen Pemerintah Kota kata dia, dalam menyusun laporan keuangan secara transparan, efektif, akuntabel dan sinergitas antara DPRD dan seluruh pihak. BPK juga mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk ditindaklanjuti paling lama enam puluh hari sejak laporan diberikan. “Dan diharapkan kepada seluruh kabupaten kota untuk segera menindaklanjuti dan jika tidak diindahkan aparat hukum berkewenangan untuk turun memeriksa,” jelasnya.

Harry Azhar juga menguraikan, Opini WTP harus disertai dengan kesejahteraan rakyat dan pemerintah daerah perlu memperhatikan indikator kesejahteraan masyarakat dalam mengimplementasikan keuangan daerah.

“Pemberian opini WTP oleh BPK harus memenuhi standar yang ditetapkan mulai dari Standar Akuntansi Pemerintahan, kepatuhan terhadap peranturan perundangundangan dan Satuan Pengawasan Internal,” ujarnya.
[NEXT-RASUL]

Sementara itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengungkapkan, penghargaan WTP yang diraih Pemkot Parepare bukan tanpa sebab, tetapi Parepare dalam pelaporan keuangan sudah layak untuk mendapatkan predikat dari BPK.

“Tahun ini Alhamdulillah kita meraih lagi opini WTP untuk yang kedua kalinya,” ujar Taufan Pawe.

Taufan juga menambahkan, penghargaan BPK kali ini, melihat dari beberapa kriteria penilaian mulai dari standar Akuntansi Pemerintahan, kepatuhan terhadap peranturan perundang-undangan dan Satuan Pengawasan Internal. Pemberian opini merupakan bentuk apresiasi dari BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan, di samping pemberian rekomendasi lainnya.

“Laporan keuangan yang disusun oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah merupakan media akuntabilitas keuangan yang disajikan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP),” pungkasnya.

Selain Kota Parepare, 10 Kabupaten lainnya juga mendapatkan predikat WTP, seperti Bulukumba, Wajo, Makassar, Sidrap, Palopo, Barru, Luwu Utara, Bantaeng, Bone dan Luwu. (sps).


Tag
div>