JUMAT , 22 JUNI 2018

Laporan Kotak Kosong Terancam “Mandul”

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Februari 2018 12:15
Laporan Kotak Kosong Terancam “Mandul”

Komisioner Divisi Pengawasan Panwaslu Enrekang, Mustamin. Foto: Aziz/RakyatSulsel

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Laporan pendukung kotak kosong (kokos) yang dilayangkan secara resmi oleh Sekretaris DPC Partai Bulan Bintang (PBB), Sampe Udin ke Panwaslu terancam mandul.

Menurut Komisioner Divisi Pengawasan Panwaslu Enrekang, Mustamin saat di temui di Kantornya, Senin (5/2/2018) menyatakan bahwa laporan tersebut sulit diproses karena pelapor tidak bisa memberikan bukti dan minimal dua orang saksi.

“Kalau sifatnya laporan, pelapor yang wajib menghadirkan barang bukti dan saksi,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, laporan tersebut juga sudah melawati batas waktu yang telah ditentukan, yakni selama tujuh hari dan pelapor tidak datang membawa saksi dan bukti-bukti.

Sekedar diketahui, Sampe Udin dan Tim Pelapor PBB datang ke Panwaslu melapor tertanggal 21 Januari lalu. Berbekal selembar surat bernomor, B-23/DPC-PBB Ekg/1/2018 tertanggal 21 Januari 2018 yang ditandatangani Ketua DPC PBB, Damansyah. (*)


div>