SABTU , 20 OKTOBER 2018

Laskar Merah Putih Buat Petisi Mendorong Profesionalisme Jurnalis

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 15 Desember 2016 18:39
Laskar Merah Putih Buat Petisi Mendorong Profesionalisme Jurnalis

Sekretaris Laskar Merah Putih Sulsel, Djaya Jumain, membacakan petisi mendorong profesionalisme wartawan di sela-sela dialog akhir tahun yang mengangkat tema 'Dampak Sosial Media Terhadap Masyarakat, Instansi Pemerintah dan Swasta' di Warung Kopi 212 Boulevard Panakkukang Makassar, Kamis (15/12). foto: kanto suji/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Laskar Merah Putih Sulsel bersama sejumlah elemen masyarakat membuat petisi mendorong profesionalisme jurnalis.

Kesepakatan ini lahir di sela-sela dialog akhir tahun yang mengangkat tema ‘Dampak Sosial Media Terhadap Masyarakat, Instansi Pemerintah dan Swasta’, di Warung Kopi 212 Boulevard Panakkukang Makassar, Kamis (15/12).

Dalam petisi yang berisi tiga poin penting ini dibacakan langsung Sekretaris Laskar Merah Putih Sulsel, Djaya Jumain.

Pertama, mendesak Dewan pers untuk menindak tegas oknum wartawan yang menyalahgunakan tugas dan fungsinya sebagai wartawan esuai Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Kedua, pihak erkait yang dirugikan oleh okmum wartawan dapat melporkan secara langsung ke Dewan Pers ataau melalui lembaga pers dan Laskar Merah Putih Sulsel.

Ketiga, mendoron erusahan pers untuk memperhatikan dan lebih menjamin kesejahketraan wartawa yang bekerjaa atau bertugas sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua Laskar Merah Putih Sulsel, Andi Nur Alim, mengatakan, dengan lahirnya petisi ini, diharapkan tidak ada lagi jurnalis yang menyalahgunakan profesinya.

“Berdasarkan laporan dan pengaduan di Markas Merah Putih Sulsel dari masyarakat dan sejumlah pejabat pemerintah dan swasta di kabupaten/kota dan provinsi di bidang pelayanan publik mengenai banyaknya oknun wartawan mengaku dari berbagai media datang melakukan intimidasi dan pemerasan dengan dasar nara sumber bermasalah dengan hukum. Padahal jurnalis bekerja dan bertugas dengan kode etik jurnalistik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Laskar Merah Putih Sulsel, Djaya Jumain, mengatakan, petisi ini akan dikirim ke Dewan Pers di Jakarta. Termasuk ke masing-masing organisasi profesi wartawan di Sulsel dan di tingkat pusat. Serta masing-masing perusahaan media di Sulsel. (***)


div>