SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Laskar PBB Batal Terwujud

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 10 September 2018 09:20
Laskar PBB Batal Terwujud

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menargetkan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp 155 miliar tahun ini. Untuk itu, Bapenda Makassar merencanakan adanya laskar PBB, namun hingga September, Laskar pemburu tersebut batal terwujud tahun ini.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PBB Bapenda Makassar, Adrianto mengatakan, laskar PBB yang di wacanakan akan terwujud tahun ini terpaksa dibatalkan. Pasalnya, ada beberapa hal yang mesti dipikirkan terlebih dahulu.

“Laskar PBB itu kami belum laksanakan, waktu yang mepet dan ada kendala-kendalanya. Kita terapkan tahun depan sesuai instruksi Pak Kaban,” ujar Adrianto, Minggu (9/9)

Kata Adrianto, batalnya pembentukan laskar PBB karena Bapenda belum siap. Pasalnya, perekrutan laskar PBB berbeda dengan laskar peduli pajak, di laskar PBB mesti anggotanya berlatarbelakang sarjana teknik. Tujuannya, agar mereka bisa menilai bangunan.

“Kendalanya itu, orang-orang laskar PBB harus dari Teknik untuk mengetahui jenis bangunan. Kita optimis tahun depan bisa terwujud,” harapnya

Selain itu, Kata Adrianto, realisasi pajak PBB per 7 Agustus, yang membayar sudah mencapai Rp 68 miliar. Artinya wajib pajak yang sudah membayarkan pajak rumahnya mencapai 44 persen dari target Rp 155 miliar.

“Upaya kita tetap mensosialisasikan. Tapi biasanya wajib pajak umumnya di hari H jatuh tempo baru membayar, kalau perhotelan dua minggu sebelum jatuh tempo,” ucapnya

Anto, sapaan akrab Adrianto menjelaskan, pembayaran pajak PBB diambil dari luas tanah dan bangunan serta nilai harga bangunan. Setelah itu, total harganya di kalikan 0,02 persen jika total harga diatas Rp 1 miliar.

“Kalau dibawah Rp 1 miliar, pajak kita tarik itu 0,01 persen dari total harganya,” imbuhnya

Anto menambahkan, pihaknya optimis dari target pajak PBB tahun 2018 senilai Rp 155 miliar bisa tercapai. Hal ini lantaran semua pihak bapenda dikerahkan untuk menarik pajak PBB.

“Wajib pajak kita sekarang 340.000. Insya allah bisa tercapai tahun ini,” katanya

Sementara, Kepala Bidang I Pajak dan Retribusi Bapenda Makassar, Ibrahim Akkas mengatakan, pihaknya instens melalukan sosialisasi kepada seluruh wajib pajak, termasuk wajib pajak PBB untuk mengimbau melakukan pembayaran tepat waktu dan tepat nilai.

“Jadi kita berharap dengan adanya sosialisasi, kita mengingatkan kepada masyarakat membayarkan PBBnya karena lewat waktunya maka masyarakat dikenakan denda dua persen pertahun,” katanya

Kata Ibe, sapaan akrabnya, hingga hari ini target pajak PBB belum mencapai 100 persen, olehnya itu pihaknya mengejar dan mengimbau masyarakat agar tidak lupa membayar pajaknya.

“Bahkan kebijakan Pak Kaban itu semua pegawai turun dan mengejar pembayaran PBB. Jadi setiap pegawai PNS dan Non PNS diberikan data PBB untuk langsung turun menyampaikan ke masyarakat,” ungkapnya. (*)


div>