SENIN , 18 DESEMBER 2017

Lawan Keputusan Partai, DPD NasDem Makassar Desak DPP Pecat Indira

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 22 November 2017 20:46
Lawan Keputusan Partai, DPD NasDem Makassar Desak DPP Pecat Indira

Pengurus Partai NasDem Makassar melakukan rapat pleno, mendesak pemecatan Indira Mulyasari yang dinilai melawan keputusan partai, Rabu (22/11).

Pengurus dan Kader Partai NasDem Makassar mulai tingkat DPRT, DPC, DPD hingga sayap partai sepertinya tidak ingin berlama-lama menentukan sikap tentang sanksi yang diberikan kepada salah satu kader NasDem, Indira Mulyasari yang dianggap melawan keputusan partai.

Indira yang memastikan diri maju di Pilwali 2018 sebagai wakil petahana, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto dianggap sebuah perlawanan terhadap partai yang lebih dulu memutuskan untuk mendorong Andi Rachmatika Dewi sebagai calon yang diusung.

Bertepatan acara deklarasi pasangan Danny-Indira, Rabu (22/11), DPD NasDem Makassar bersama pengurus melakukan rapat pleno mengambil sikap melakukan rapat pleno menentukan nasib Indira di NasDem.

“Hasil rapat pleno kami hari ini bersama seluruh kader NasDem se-Kota Makassar mulai dari tingkat DPD, DPC, DPRT dan seluruh sayap partai telah memutuskan bahwa Indira harus dipecat dan akan diusulkan ke DPW untuk ditindaklanjuti di DPP,” tegas Sekretaris NasDem Makassar, Ari Ashari Ilham.

Senada dengan Ketua Bidang Media DPD NasDem Makassar yang juga merupakan anggota DPRD Makassar, Supratman juga menyampaikan bahwa tidak ada alasan untuk tidak memecat Indira.

“Tidak ada alasan untuk tidak memecat Indira, dia sudah melanggar beberapa hal, pertama dia melanggar hasil keputusan rakerda beberapa waktu lalu yang mana dalam keputusan tersebut dia (Indira) juga ikut bertanda tangan. Kedua, DPP telah mengeluarkan rekomendasi kepada Ibu Cicu, dengan majunya sebagai calon pendamping petahana secara otomatis dia melawan keputusan DPP,” tegas Supra.

Rencananya DPD NasDem Makassar akan mengajukan rekomendasi pemberhentian atau pemecatan terhadap Indira ke DPW NasDem Sulsel untuk ditindak lanjuti DPP.


div>