KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Lazismu Ajak SMPN 2 Kota Parepare Kerja Sama

Reporter:

Amran

Editor:

Lukman

Senin , 12 Maret 2018 23:58
Lazismu Ajak SMPN 2 Kota Parepare Kerja Sama

Lazismu) Kota Parepare melaksanakan kerjasama dengan SMPN 2 Kota Parepare.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Parepare melaksanakan kerjasama dengan SMPN 2 Kota Parepare. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (12/3)

Penghimpunan dana yang digelar Lazismu di SMPN 2 Parepare meliputi dana Zakat, infaq dan Sedekah serta dana Kemanusiaan.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan setelah usai upacara pengibaran bendera dan diikuti semua guru dan sekitar 1200 siswa.

Melalui kerja sama ini, Lazismu Kota Parepare menjadikan SMPN 2 menjadi mitra dengan penunjukan sebagai kantor layanan unit terdekat dengan calon donatur/muzakki untuk mengumpulkan Zakat, Infak dan Sadaqahnya (ZIS).

Selanjutnya Lazismu akan mencatat, mendistribusikannya serta melaporkan pengumpulan dan pendayagunaan ZIS dan dana kemanusiaan lainnya. Lazismu dapat melakukan program sosial keagamaan lainnya, sebagai contoh pemberian beasiswa kepada siswa tidak mampu, atau penyiapan dana untuk kebutuhan Emergency siswa dari keluarga tidak mampu.

Sekretaris Lazismu Kota Parepare, Syaiful Amir mengungkapkan, kerjasama dengan pihak SMPN 2 merupakan kerjasama pertama yang dilakukan dengan pihak sekolah.

Lanjutnya, dengan program ini akan memberikan kemudahan baik kepada siswa maupun kepada guru untuk bisa melaksanakan Rukun Islam yang ke tiga, yakni membayar Zakat. Khusus untuk guru yang telah memenuhi syarat mengeluarkan Zakat, tidak lagi repot untuk ke Kantor Lazismu tetapi bisa langsung menyalurkannya di SMPN 2 Parepare.

“Hal ini untuk memberi kemudahan sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak mengeluarkan zakatnya,” ucapnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala SMPN 2 Dra.Hj.Sri Eny ludfiah,M.Pd. Dirinya mengaku senang dengan kepercayaan yang diberikan Lazismu kepada sekolah yang dipimpinnya.

“Program yang sangat bermanfaat bagi siswa siswi karena melatih sikap suka menolong, bekerjasama serta nantinya akan membangun kepedulian sosial yang besar yang pada akhirnya akan membangun penguatan karakter, yang secara kebetulan sekolah ini menjadi percontohan program penguatan karakter,” pungkasnya. (*)


div>