SENIN , 22 OKTOBER 2018

LBH Sebut Puluhan Pejabat di Sinjai Diduga Terlibat Kasus Pembayaran Gaji PNS Korupsi

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 13 Desember 2016 19:27
LBH Sebut Puluhan Pejabat di Sinjai Diduga Terlibat Kasus Pembayaran Gaji PNS Korupsi

Ilustrasi

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Kabupaten Sinjai Bersatu menyebutkan ada lima belas pejabat yang diduga ikut terlibat dalam pembayaran gaji PNS terpidana korupsi di Kabupaten Sinjai.

Beberapa pejabat yang terduga kuat terlibat kasus pembayaran gaji diantaranya, H. Taiyeb A Mappasere (Kepala Sekretariat Daerah), Drs. Akmal (Mantan Plt. Kadis Sosial), Muhlis Isma (Kadis Sosial).

Juga diduga terlibat yakni Muh. Irfan (Kepala BPKAD), Ratnawati Arif ( Kepala Bappeda), Andi Tanhar (Mantan Kepala Bappeda), Drs. Akbar (Mantan Plt. Bappeda), Gradiyanto Asapa ( Mantan Kadisdikpora dan sudah meninggal), Drs. H. Taufik MM (Mantan Kadisdikpora), Lababa Faisal ( Mantan Kadisdikpora), Dra. Hj. Masati (Kadisdikpora).

Tak hanya itu, Ir. Sultan H. Tare (Kadis Perikanan dan Kelautan), Drs. Andi Munarpah (Mantan Plt. Kadis ESDM), Muh. Dahlan (Mantan Kadis ESDM), diduga juga terlibat.

Direktur LBH Sinjai Bersatu, Ahmad menyampaikan bahwa rencananya akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Sinjai hari ini. “Hari ini, kami akan melaporkan beberapa pejabat tersebut ke Kejaksaan Negeri Sinjai terkait dugaan keterlibatan dalam pembayaran gaji 12 PNS terpidana korupsi yang tetap dibayarkan gajinya,”ujarnya

Sebelumnya, Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sinjai, Edi wansen, yang didampingi Kasi Intel Kejari Sinjai, Parawansa mengatakan, terkait kasus gaji PNS tersebut, tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah, sebelumnya juga kami telah memeriksa Bupati Sinjai, Sabirin Yahya dalam kapasitas sebagai saksi.” jelasnya

 


div>