SENIN , 17 DESEMBER 2018

Lebaran di Kampung Halaman, Sangkala Silaturahmi dengan Warga

Reporter:

hur

Editor:

Kamis , 24 September 2015 17:27
Lebaran di Kampung Halaman, Sangkala Silaturahmi dengan Warga

Warga Pabundukang foto bareng Cabup Sangkala Taepe usai salat Idul Adha di lapangan Pabbundukang, Kecamatan Pangkajene, Pangkep, Kamis (24/9). (Subhan/RakyatSulsel)

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Calon bupati Pangkep, Sangkala Taepe melaksanakan salat Idul Adha di kampung halamannya, di Kelurahan Pabbundukang, Kecamatan Pangkajene, Pangkep, Kamis (24/9). Sangkala yang datang bersama sang istri, disambut ribuan warga di lapangan Pabbundukang.

Usai rangkaian salat I’d, warga Pabbundukang berebut untuk berfoto bersama calon bupati nomor urut dua ini. Sangkala juga menyempatkan berkeliling kampung dan bersilaturahmi di rumah keluarga, kerabat dan warga lainnya.

Di sela-sela bersilaturahmi dengan warga, Sangkala mengungkapkan kalau dulu kondisi kampungnya sangat indah. Sungai Pabbundukang menjadi tempatnya untuk bermain dan mencari ikan bersama teman-temannya masa kecil.

“Di sini saya sering tangkap ikan dan berenang bolak balik dari sisi sungai yang di sini sampai ke seberang. Di lapangan tempat salat tadi, itu tempat saya main bola kalau sore,” tuturnya dengan bahagia mengingat masa kecilnya.

Sangkala mengaku menghabiskan masa kecilnya di Pabbundukang hingga tamat SMP, lalu melanjutkan pendidikan di STM 2 Makassar. Meski sempat meninggalkan kampung halamannya untuk menuntut ilmu, namun Sangkala mengatakan, dirinya selalu rutin pulang kampung.

Seorang kawan lama Sangkala, Idrus (56) mengatakan, Sangkala adalah sosok pekerja keras dan peduli kepada sesama. Menurut Idrus, dirinya lama bersama Sangkala menjual bambu di Makassar. Saat itu, kata Idrus, mereka berdua harus tinggal di rumah kontrakan.

“Beliau itu pekerja keras, tidak gampang menyerah kalau ada pekerjaan yang susah. Saya kenal sekali karena saya pernah sama-sama tinggal di makassar,” kata Idrus.

Kepada warga Pabbundukang, Sangkala meminta dukungan untuk bisa memimpin Pangkep lima tahun ke depan. Dalam kesempatan itu, dia menjanjikan akan memajukan pertanian masyarakat Pabbundukang. Sangkala yakin, dengan pengelolaan yang baik terhadap sungai Pangkajene yang mengalir di Pabbundukang, warga tidak akan kekurangan air seperti sekarang.

Dia lalu menceritakan bahwa dahulu warga Pabbundukang memanfaatkan air sungai untuk mandi dan minum. Namun saat ini, ujarnya, bahkan dipakai untuk bertani pun, air sungai sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan.

“Saya juga heran, air sungai sekarang asin padahal dulu tidak. Saya mau bikin bendungan di sini. Jadi ada stok air kita setiap kemarau yang bisa digunakan bertani, bahkan untuk minum,” ucapnya.


div>