MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Legislator: April, Proyek Fisik Harus Mulai Dikerja

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 20 Maret 2016 13:47
Legislator: April, Proyek Fisik Harus Mulai Dikerja

Kantor DPRD Kota Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Seluruh proyek pembangunan fisik yang diprogramkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tahun anggaran 2016, sudah harus dimulai pengerjaannya, awal April mendatang. Hal itu untuk menjamin tidak ada lagi pembangunan yang tidak tepat waktu perampungannya.

Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir, mengungkapkan, proses tender lelang proyek pembangunan sudah dimulai sejak Februari lalu.

Untuk itu, ia berharap prosesnya rampung diakhir Maret mendatang, sehingga pengerjaan fisik sudah bisa dimulai awal April mendatang. “Kami tekankan kepada seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) agar semua pengerjaan fisik pembangunan infrastruktur sudah harus dikerjakan awal April mendatang,” ungkapnya, Minggu (20/3).

Sekretaris Fraksi Golkar ini, menambahkan, pegerjaan fisik untuk program pembangunan infrastruktur tidak seperti tahun 2015 lalu. Dimana banyak pembangunan yang tidak selesai tepat waktu, seperti renovasi Gedung DPRD Makassar dan renovasi Ruang Pola Kantor Balaikota.

“Imbasnya, kita juga anggota dewan yang dirugikan, dengar terbengkalainya renovasi Kantor DPRD Makassar ini,” terangnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi A, Susuman Halim, menuturkan, proses lelang proyek pembangunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 tahun 2014 sudah mengatur tentang petunjuk teknis penyelenggaraan tender proyek pembanghunan pemerintah.

Menurut Sugali, sapaan Susuman Halim, semakin cepat proses lelang dan pengerjaan fisik dikerjakan, akan membuktikan tren hasil serapan anggaran dan program SKPD pada rapat monitoring dan evaluasi bersama DPRD di akhir Maret mendatang.

“Semakin rendah serapan program dan anggaran, itu membuktikan SKPD bekerja atau tidak. Idealnya, untuk monef triwulan pertama, tren capaian serapan anggaran dan program sudah harus diposisi 25 persen, sehingga pada akhir tahun penggunaan anggaan, program bisa terealisasi maksimal,” jelasnya. (***)

 


Tag
div>