RABU , 19 DESEMBER 2018

Legislator Khawatir Rekomendasi DPRD Hanya Jadi Sampah

Reporter:

hur

Editor:

Kamis , 28 April 2016 15:11

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Rekomendasi DPRD Bulukumba yang tidak pernah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, mulai menimbulkan kekhawatiran bagi kalangan anggota DPRD Bulukumba. Selama ini, banyak rekomendasi berupa temuan dan masukan kepada Pemkab, tapi temuan dan dan masukan tersebut tidak dilaksanakan.

“Saya minta agar rekomendasi yang dibuat DPRD, dapat dikawal. Perlu dibuat panitia khusus (Pansus) untuk mengawal setiap rekomendasi DPRD. Pansus diperlukan agar rekomendasi itu tidak menjadi sampah,” kata anggota DPRD Bulukumba, HA Pangerang dari fraksi PPP, di gedung DPRD Bulukumba, Kamis (28/4).

Pangerang menyampaikan hal itu di sela-sela sidang paripurna DPRD Bulukumba dengan agenda jawaban Bupati atas pemandangan umum anggota DPRD terhadap Lima rancangan peraturan daerah (Ranperda). Sidang paripurna DPRD Bulukumba dengan agenda jawaban Bupati dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki. Saat ini, DPRD Bulukumba tengah membahas Lima Ranperda yang diajukan Pemkab bulukumba.

Biasanya, DPRD Bulukumba menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi terhadap Ranperda yang diajukan Pemkab Bulukumba. Rekomendasi DPRD menjadi penting sebagai wujud pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Bulukumba sebagai lembaga pengawas.


div>