SELASA , 16 OKTOBER 2018

Legislator Makassar Disebut Cuma Reses di Konstituen Pendukungnya

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 22 Februari 2016 20:43

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Koordinator Devisi Advokasi dan Pendampingan Masyarakat Sipil Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Muzaddaq menganggap reses ke konstituennya yang dilakukan oleh legislator Makassar tak lebih dari libur jam kerja. Sebab dari hasil pantauannya selama ini sangat jarang agenda reses yang dilaksanakan dapat menyelesaikan hingga pada pokok permasalahan.

“Melihat hasil pada tahun lalu, banyak dewan tidak serius. Bahkan mereka banyak keluar kota bersama dengan keluarganya,” ungkapnya, Senin (22/2/16).

Selain itu, dia menganggap tidak maksimalnya reses diakibatkan tidak ada support data Sekretariat Dewan (Sekwan). Menurutnya itu akan mempersulit kinerja dewan, sebab fungsi sekwan yang sedianya mendukung dan membantu memetakan kondisi masyarakat, mulai dari politik, ekonomi dan sosial tidak dijalankan. “Seharusnya sesaat sebelum reses dewan mengetahui kondisi dilapangan atas bantuan dari Sekwan,” katanya.

Dadang sapaan akrabnya Musaddaq menjelaskan selain itu, masalah yang muncul saat reses karena adanya skala prioritas. Menurutnya legislator terkadang pilih kasih mendatangi warga yang dominan memilihnya saat pemilihan legislatif (pileg) lalu. Akibatrnya warga yang bukan pememilihnya kadang dipandang sebelah mata dan tidak mendapat perhatian oleh dewan.

“Baik reses perkelompok dan perorangan, biasanya melirik pemilih suara yang banyak,” jelasnya.


div>