SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Legislator Tidak Rela Anggaran Publik Dirasionalisasi

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Senin , 09 Juli 2018 17:15
Legislator Tidak Rela Anggaran Publik Dirasionalisasi

Anggota DPRD Bulukumba, Andi Baso Zulkarnain Jalal (baju batik). Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Pemkab Bulukumba memastikan akan melakukan rasionalisasi terhadap sejumlah program dan kegiatan yang ada didalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba 2018.

Rencana Pemkab untuk merasionalisasi kegiatan dan program pembangunan dilakukan untuk menutupi defisit atau kekurangan anggaran. Rencana rasionalisasi anggaran pasti dilakukan, namun anggota DPRD Bulukumba mengingatkan Pemkab Bulukumba.

“Saya tidak mau bila anggaran untuk kepentingan masyarakat yang dirasionalisasi. Kalau itu dilakukan, saya tidak setuju,” kata Anggota Badan Anggaran DPRD Bulukumba, Andi Baso Zulkarnain Jalal, di Gedung DPRD Bulukumba, Senin (9/7/2018).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba, Andi Mappiwali, mengaku mengalami defisit anggaran yang mendapat Rp42 miliar. Untuk menutupi kekurangan anggaran itu, diperlukan rasionalisasi kegiatan. (*)


div>