MINGGU , 27 MEI 2018

Legislatornya Dipenjara Karena Korupsi, Golkar Polman Ogah PAW

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 26 Januari 2015 18:56
Legislatornya Dipenjara Karena Korupsi, Golkar Polman Ogah PAW

ilustrasi Bendera Golkar

POLEWALI,RAKYATSULSEL.COM – Anggota DPRD Polman asal Golkar, Nurliah Makkarumpa saat ini tengah dipenjara atas dugaan kasus korupsi Tanggul Pemecah Ombak (TPO) Tonyaman, Binuang Polman Tahun 2007. Hanya saja DPD II Partai Golkar, enggan melakukan Pergantian Antara Waktu (PAW)

Ketua Golkar Polman, Andi Ibrahim Masdar (AIM) menegaskan, partainya tidak akan melakukan PAW kepada Nurliah meski mendekam dijeruji besi Lapas Polewali yang tersandung kasus korupsi proyek TPO. Nurliah sendiri dijatuhi vonis 1,5 tahun penjara atas kasus itu.

“Tidak ada PAW di Golkar, masalah hukum yang menjerat Nurliah kan disaat dia sebelum menjabat sebagai anggota DPRD, jadi harus dibedakan dia punya pekerjaan sebelum menjabat sebagai anggota dewan, ” kata AIM di gedung pola kantor Bupati, Senin (26/1).

AIM menyangkal bukan kesalahan partainya yang tak selektif dalam merekrut sebagai kader untuk di usung menjadi calon Legislatif 2014 lalu. Dia malah menuding ini bentuk kesalahan pihak Pengadilan yang meloloskan berkas Nurliah sebagai prasyarat untuk dapat berkompetisi di pileg melalui kendaraan partai Golkar.

“Yang mengeluarkan berkas Nurliah kan pihak pengadilan, dengan dalih tak sama sekali tersandung kasus hukum, dan memiliki surat kelakuan baik, nah dari situlah saya berpatokan makanya saya rekrut dan diusung melalui partai Golkar, makanya tidak ada proses PAW. Yang salahkan pengadilan kalau memang di anggap salah ngapain di loloskan, ” Tegasnya

Dengan tak adanya PAW, maka Nurliah akan tetap menduduki kursinya setelah lepas dari masa hukumannya.


div>