• Minggu, 31 Agustus 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Lembaga Survei Dan Pileg 2014 (1)

LSI; Selektif Dalam Memilih Klien

Rabu , 13 November 2013 09:44
Total Pembaca : 536 Views
Toto Izul Fatah

Baca juga

RAKYATSULSEL.COM, MAKASSAR – Selektif dalam memilih klien rupanya merupakan rahasia dari banyak kesuksesan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Group pimpinan Denny JA dalam mengantar klien mereka memenangkan even politik, baik pilpres, pilkada, maupun pileg.
Memiliki uang banyak tidak cukup untuk bisa memesan dukungan pemenangan dari lembaga survei dan konsultan politik level nasional ini. Salah satu anak perusahaan LSI Group, PT Citra Komunikasi-LSI, adalah yang terakhir kali memenangkan Danny Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal di Pilwalkot Makassar.
Direktur Eksekutif PT Citra Komunikasi –LSI, Toto Izul fatah, menerangkan untuk dapat didampingi oleh LSI, seorang calon kepala daerah maupun calon legislatif harus memiliki peluang menang terlebih dahulu. Prasyarat ini tertuang dalam Standard Operating Procedure (SOP) atau prosedur operasi standar LSI Group.
“Dalam mendampingi calon kita sangat selektif ada sejumlah kriteria calon yang layak didampingi yang tertuang dalam SOP kita. Mulai dari celah sang calon hingga peluang menangnya. Jadi kalau mau didampingi LSI, calon harus punya peluang menang terlebih dahulu. Kalau peluang menangnya kecil kita tidak mau dampingi, justru biasanya kita rekomendasikan untuk tidak memaksakan diri maju. Adanya prasyarat seperti inilah yang membuat kita menjadi satu-satunya konsultan yang paling banyak memenangkan kepala daerah dan caleg,” kata Toto, kemarin.
Rekor LSI memang terbilang wah. Tercatat sejak berdiri sudah 26 gubernur dan 65 bupati/wali kota, yang telah dimenangkan oleh LSI. Rekor memenangkan caleg juga tidak main-main, banyak caleg duduk di kursi empuk DPR berkat pendampingan dari lembaga ini.
LSI juga telah mendapatkan 27 rekor MURI, yakni 5 rekor prediksi survei paling akurat, 5 rekor quick count tercepat dan akurat, 8 rekor konsultan politik dalam pilkada/pemilu, 1 rekor civil society, 7 rekor Denny JA, dan 1 rekor headline berita nasional.
Toto menjelaskan, klien yang didampingi LSI mendapatkan dukungan baik dari segi konsultan maupun riset/survei. Konsultasi dan survei adalah paket utuh yang disediakan bagi klien LSI. “Survei itu menjadi bagian instrumen yang tidak terpisahkan dari program pemenangan. Sebab semua panduan gerak pemenangan itu berdasarkan pada survei, bukan berdasarkan feeling. Dari survei kita tahu kekuatan lawan di mana, kelemahan kita di mana, dan isu apa yang harus diangkat,” kata Toto.
Dia menjelaskan, meski menjadi sebuah paket utuh, namun antara survei dan konsultasi diperankan oleh orang yang berbeda. Dalam LSI, ada dua divisi yakni divisi riset dan divisi pemenangan. Dalam melakukan survei, divisi riset tidak boleh mengetahui siapa saja klien LSI. Olehnya surveyor yang digunakan dari luar daerah di mana survei itu dilakukan. Hal ini dilakukan demi menjaga independensi hasil survei dan menghindari adanya surveyor yang mungkin berafiliasi dengan rival sang klien.
“Jadi kita sangat menjaga betul akurasi survei. Karena salah survei, maka akan salah juga strategi pememangan yang digunakan. Jadi survei itu memang dipesan, tapi hasilnya tidak bisa dipesan,” tandas Toto.
Berbeda dengan divisi pemenangan, mereka terlibat sebagai konsultan politik klien ini diwajibkan untuk memiliki rasa memiliki yang besar terhadap klien. “Kalau divisi pemenangan, dia harus menjadi partisan dari klien yang ingin dimenangkan,” lanjutnya.
Dalam mendampingi klien, LSI juga punya etika untuk tidak bermain dua kaki atau lebih. Etika ini juga sudah menjadi bagian dari SOP LSI. “Kalau sudah mendampingi satu calon,maka kita tidak bisa lagi mendampingi calon lain yang maju di dapil yang sama,” tandasnya.
Sayangnya, Toto enggan menyebutkan berapa tarif jasa pendampingan yang dicatut pihaknya untuk calon legislatif. Yang pastinya tarif berbeda-beda untuk caleg kab/kota, provinsi, DPR RI dan DPD. Pasalnya masing-masing tingkatan memiliki biaya operasional yang berbeda, mengingat luas wilayah yang harus dirawat juga berbeda.
“Kalau ingin menggunakan jasa kami. Langsung saja datang ke kantor LSI di Jl Pemuda Raya No 70, Rawamangun, Jakarta Pusat,” imbuh Toto.(M2)