SENIN , 16 JULI 2018

Lepas Tugas di Tana Toraja, Dandim Bangga Karena Orang Toraja Sadar Berpolitik

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 23 Februari 2016 15:43

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Kesan yang paling berkesan selama menjadi Dandim 1414 Tana Toraja, adalah pilkada Toraja, yang mana pada saat itu Toraja masuk zona merah rawan konflik, namun sampai selesai pencoblosan semua berjalan dengan baik, bahkan aman terkendali. Hal ini membuat saya bangga sebagai orang Toraja dan bertugas di kampung halaman.

Demikian ungkap mantan Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Erwin F. Barends kepada awak media di rujab dandim 14141 Tana Toraja, kemarin (23/2), di Rantepao di sela-sela persiapan packing untuk pindah.

Erwin yang sejak menjabat sebagai Dandim 1414 Tana Toraja selama 2 tahun tujuh bulan dan 12 hari ini, yakni mulai 10 Juli 2013 hingga 20 Pebruari 2016, mengatakan kesan yang paling menegangkan dan merupakan kesan yang tidak akan dilupakannya adalah masa pilkada tersebut, Erwin mengaku berusaha semaksimal mungkin bersama pihak terkait agar pilkada Torut berjalan dengan lancar.

Alhasil, masyarakat dalam pilkada bisa membuktikan bahwa masyarakat sudah menyadari berpolitik yang baik, sehingga kondisi hingga pencoblosan berjalan dengan lancar, karena tidak ada gugatan yang masuk. “Hal ini membuat saya bangga, bertugas dan menjadi putra Toraja,” tandasnya.


div>