MINGGU , 27 MEI 2018

Liat, Sepasang Pengantin Teriak Tolak Hoax dan Radikalisme Untuk Pilkada

Reporter:

Haerul Tunggarif

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Maret 2018 15:15
Liat, Sepasang Pengantin Teriak Tolak Hoax dan Radikalisme Untuk Pilkada

Sepasang pengantin di Dusun Sassa, Desa Sassa, Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Senin (19/3) meneriakkan tolak hoax dan radikalisme di Pilkada 2018. Foto: Haerul/RakyatSulsel

MASAMBA,RAKYATSULSEL.COM – Tidak hanya dari kalangan pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri dan TNI menyatakan sikapnya menolak berita hoax dan radikalisme dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang di gelar 27 Juni mendatang.

Kali ini, sepasang pengantin di Dusun Sassa, Desa Sassa, Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Senin (19/3) semangat menyatakan sikap untuk menolak hoax, ujaran kebencian, radikalisme, dan mendukung Polri mendukung pelaksanaan Pilkada 2018 dengan damai.

Walaupun sementara duduk di pelaminan, pasangan Aksan dan Dina dengan semangat menyatakan sikap didepan Kapolres Lutra, AKBP Boyke FS Samola dan tamu undangan.

“Kita mau lihat seberapa besar pernyataan masyarakat untuk menolak hoax dan ujaran kebencian dalam mensukseskan pesta demokrasi ini,” ungkap AKBP Boyke FS Samola.

AKBP Boy menambahkan bahwa baru pertama kali terjadi di Lutra sepasang pengantin dengan tegas menyatakan sikap demi terlaksananya Pilkada damai ini.

“Luar biasa saya datang sebagai tamu undangan tiba-tiba pengantin yang masih duduk dipelaminan dengan lantang menolak berita hoax dan radikalisme demi suksesnya pilkada tahun 2018,” katanya. (*)


div>