RABU , 18 JULI 2018

Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Padati Bantimurung

Reporter:

Jumaedy

Editor:

Lukman

Minggu , 17 Juni 2018 19:20
Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Padati Bantimurung

Pengunjung nampak memadati kawasan wisata Bantimurung.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Dua hari pasca Hari Raya Idul Fitri, ribuan pengunjung padati taman wisata alam Bantimurung. Tempat permandiaan air terjun ini dipadati oleh wisatawan lokal yang sedang mengisi masa liburan panjang.

Kepala pengelola taman wisata alam Bantimurung, Alamsyah Sehuddin mengatakan hari ketiga pasca idul fitri ini adalah puncak keramaian sejak libur lebaran.

“Hari ini adalah yang paling ramai, saat hari Idul Fitri kunjungan hanya sekitar 915 orang, untuk kunjungan di hari kedua pasca Idul fitri itu melonjak hingga 8.200 orang, dan hari ketiga ini, sampai pukul 12.30 siang sudah terjual sekitar 6.000 an tiket,” ujar Alam, kepada wartawan, Minggu (17/6).

Alam mengatakan, jika kunjungan yang membludak ini sudah diantisipasi jauh hari sebelumnya, olehnya itu ia telah memaksimalkan fasilitas dan pelayanan.

“Untuk fasilitas itu kita sudah maksimalkan, mulai dari gazebo, kotage, aula, mushollah, hingga hotel, untuk pelayanan keamanan, kita bekerjasama dengan pihak polri dan TNI, sementara untuk layanan kesehatan kita bekerjasama dengan pihak dinas kesehatan,” lanjut Alam.

Ia menambahkan jika harga tiket masuk itu masih sama dengan yang lalu. “Harga tiket masuk itu masih Rp 25.000 untuk wisatawan lokal dan Rp250.000 untuk wisatawan mancanegara,” tutupnya.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Maros, Kamaluddin Nur mengatakan jika Bantimurung masih menjadi tempat wisata favorit masyarakat Sulsel. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan yang tinggi.

“Kita tetap optimis bahwa Bantimurung ini masih menjadi icon wisata yang paling digemari di Sulsel, hal ini bisa kita lihat dari jumlah kunjungan yang membludak. Dan tentu pelayanan yang maksimal terus kita berikan kepada para pengunjung,” ujar Kamal.

Ia melanjutkan, jika masyarakat memilih Bantimurung sebagai tujuan wisatanya dikarenakan akses yang mudah, dan spot yang cukup banyak.

“Dari Maros kota ke Bantimurung itu hanya sekitar 15 Km, atau 22 Km dari Bandara, untuk wilayah Bantimurung sendiri masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menikmati alam, punya banyak spot untuk istrahat, dan memang konsep wisata kita adalah wisata keluarga, jadi selain mandi di air terjung para pengunjung juga bisa bakar ikan dan makan bersama keluarga,” tutupnya. (*)


div>