JUMAT , 19 JANUARI 2018

Lihat Ekspresi Bahagia IYL-Cakka di PCC

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 12 Januari 2018 11:00
Lihat Ekspresi Bahagia IYL-Cakka di PCC

Ichsan Yasin Limpo saat akan menjalani tes ksehatan di PCC RS Wahidin, Jumat (12/01/2018) pagi. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), mengumbar senyum dan ekspresi kebahagiaan sesaat sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan bakal calon gubernur dan wakil gubenur di PCC RS Wahidin, Jumat (12/01/2018) pagi.

Baik saat masuk ke ruangan maupun setelah mengganti pakaian yang disediakan pihak Private Care Center (PCC), IYL dan Cakka terus memancarkan senyum. Termasuk saat berjalan menuju salah satu ruangan, mereka melakukan Salam Punggawa sambil diabadikan oleh fotografer.

Sebelum masuk ke PCC, IYL dan Cakka yang tiba sekitar Pukul 7 pagi, mengaku sangat optimistis bisa melalui tahapan ini dan lolos di pemeriksaan kesehatan. Maklum, keduanya memang selama ini tidak memiliki riwayat penyakit atau rekam medik yang membahayakan.

“Alhamdulillah, kami berdua tidak punya rekam medik yang bisa menghambat, sehingga kami sangat yakin bisa menjalani pemeriksaan kesehatan ini dengan baik,” kata IYL sebelum masuk ke PCC.

Andi Mudzakkar saat akan menjalani tes ksehatan di PCC RS Wahidin, Jumat (12/01/2018) pagi. (ist)

Sekadar diketahui, selama dua hari berturut-turut, tim dokter dari IDI akan melakukan pemeriksaan kesehatan, baik jasmani maupun psikologi kandidat gubernur dan wakil gubernur.

Tahapan ini tergolong penting, karena pihak IDI akan memberikan rekomendasi kepada KPU apakah para bakal calon mampu atau tidak mampu dari segi kesehatan jika diberi amanah memimpin Sulsel.

Khusus di pemeriksaan kesehatan, pihak IDI juga akan memeriksa riwayat penyakit kandidat, termasuk jika ada yang mengidap kanker atau penyakit yang membahayakan.

Sebelumnya, beberapa elemen masyarakat meminta pihak IDI dan KPU agar sangat teliti di pemeriksaan kesehatan. Bila ada kandidat punya rekam medik yang membahayakan dan berpontensi mengganggu tugas pemerintahan kedepan, maka harus disikapi secara serius. (*)


div>