MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Lima Mobil Bus Sekolah Teronggok Jadi Besi Tua

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 12 April 2016 15:20

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Lima mobil Bus sekolah yang dulu menjadi alat transportasi yang mempermudah bagi para siswa-siswi di Kecamatan untuk mencapai sekolahnya,tetapi saat ini dibiarkan terparkir di halaman kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dengan kondisi yang sangat memprihatinkan: berkarat dan tak terawat lagi.

Syarif Kepala Seksi Sarana, Komunikasi dan Kelembagaan Dinas Sosial mengatakan bahwa,kelima mobil bus dengan nomor Polisi DD 7014 V, DD 7015 V, DD 7019 V, DD 7020 V dan DD 7021 V yang pengadaannya tahun 2004 dan menghabiskan anggaran miliyaran rupiah ini hanya titipan bagian Asset DPKAD.

“Mobil ini hanya dititip bagian Asset di sini,” kata Muh Syarif.

Kepala Bidang Asset Syafruddin membantah jika mobil bus tersebut titipan DPKAD Enrekang. “Itu Dinas Perhubungan yang tau, bukan kami karena dia sebagai pengelolah, pengguna, mencatat, memeliharanya dan itu ada SK-nya,” jelas Syafruddin, sambil menunjukkan SK Bupati No: 529/Kep/XI/2011 kepada awak Media, Selasa (12/4).

Menurut Syafruddin, bus sekolah yang dulu dikelolah oleh Perusda ini memang tidak punya biaya yang cukup untuk operasional dan biaya perbaikan. Biaya yang selama ini dipakai untuk membeli bahan bakar adalah pungutan dari siswa sebesar 1000 rupiah/siswa dan itu tidak sebanding dengan biaya bahan bakar yang digunakan. Oleh karena itu saat bus ini rusak, pihak perusda membiarkan begitu saja tanpa upaya perbaikan. “Oleh karena itu mobil ini kami tarik setahun yang lalu, akan dilihat jika masih bisa diperbaiki akan kami perbaiki.Tapi jika biayanya lebih besar dari harga mobil, kemungkinan besar bus ini akan dilelang,” ujar Syafruddin.

Terpisah,Kepala Dinas Perhubungan,Djajadi Silamma saat dihubungi via telefon menjelaskan,pihaknya akan memanggil pihak ketiga untuk memeriksa kondisi kelima Bus sekolah yang kini terparkir manis dan penub dengan karat itu. “Saya akan panggil bengkel untuk melihat kondisi mobil dan menghitung berapa biayanya.Jika masih bisa diperbaiki dan anggarannya masih bisa ditoleransi, maka saya akan meminta pihak bengkel untuk mengajukan penawaran,” ujar Djajadi.


Tag
  • Enrekang
  •  
    div>