SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Lima Paket Proyek Pengerjaan Jalan Dikebut

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 22 Maret 2018 16:15
Lima Paket Proyek Pengerjaan Jalan Dikebut

Ilustrasi. foto: net

* Termasuk di Sekitar New Makassar Mall

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mulai mempercepat rencana pembangunan jalan di sekitaran New Makassar Mall (NMM) atau eks Pasar Sentral, seperti di Jl Ramli dan Jl KH Wahid Hasyim, rencananya pengerjaan jalan tersebut tergabung dalam lima paket pekerjaan senilai Rp 68 miliar.

Paket pertama senilai Rp 11,8 miliar dengan perbaikan jalan di Jl Galangan Kapal, Mentimun, KH Ramli, KH Wahid Hasyim, Paket II senilai Rp 12 miliar yaitu Jl Kerukunan Utara Blok 2, BTP, Manuruki Daya, Taman Sudiang Indah.

Paket III senilai Rp 23 miliar yaitu Landak Baru, Teduh Bersinar, Kompleks PK Gunung Sari, Paket IV Rp 6,7 miliar yaitu Jl Masjid Nurul Iman Pannara, BTN Ranggong, Griya Puspita Indah dan Sermani, Terakhir Paket V senilai Rp 14,6 miliar yaitu Jl Tembus Haji Bau, Seruni, Kemuning, Kamboja san Hati Senang.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan, Darlis mengatakan bahwa pihaknya telah merapatkan pembahasan jalan untuk lima paket yang segera dilelang, untuk itu pihaknya ingin mempercepat perencanan dan dokumen lelang. “Kita percepat, karena ini sudah masuk pekan ketiga bulan Maret,” singkat Darlis, Rabu (21/3).

Kata Darlis, dokumen perencanaan yang sementara ini dikaji di Bidang Bina Teknik (Bintek) tidak lama lagi rampung. Makanya itu, dia menargetkan pekan ini dokumen proyek senilai Rp68 miliar itu sudah disetor ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Pihaknya bahkan mengaku sudah mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP), sehingga dia hanya tinggal menunggu perampungan dokumen perencanaan dari bintek.

“Bintek sudah menyiapkan secara keseluruhan dokumennya, mungkin besok sudah diserahkan. Jadi, mungkin pekan ini sudah bisa disetor ke ULP untuk dilakukan proses lelang,” jelasnya.

Ia juga sudah melakukan koordinasi dengan PD Pasar perihal rencana tersebut. Apalagi, sampai saat ini masih banyak lapak yang berjualan di dua ruas jalan tersebut.

PD Pasar juga diharapkan rutin melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang, sehingga mereka bersedia untuk direlokasi dan tidak menghambat pengerjaan pembangunan jalan seperti yang terjadi tahun lalu.

“Tetap ada koordinasi antara PU dan PD Pasar dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, jadi mungkin kegiatan ini nanti sekitar bulan empat atau lima baru kita laksanakan,” jelas Darlis

Sementara itu, Kepala Dinas PU, Muh Anshar mengatakan dirinya mendesak bidang perencanaan agar merampungkan seluruh dokumen proyek infrastruktur, sehingga siap dilelang dalam waktu dekat ini. “Saya minta laporan tertulis (dari Bintek), kegiatan ini yang siap untuk dilelang,” tegas Anshar.

Ia mengaku sengaja menggelar rapat koordinasi dengan seluruh KPA, PPTK, koordinator kegiatan atau asisten kegiatan, untuk mengevaluasi seluruh proyek yang ada di Dinas PU. (*)


div>