Minggu, 20 Agustus 2017

Kasus Korupsi Lahan Bandara

Lima Pejabat BPN Akan Disidang

Rabu , 09 Agustus 2017 19:13
Penulis : Armansyah
Editor   : Ashar Abdullah
Ilustrasi.
Ilustrasi.
MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel telah melimpahkan berkas tuntutan lima pejabat Badan Pertanahan Negera (BPN) ke pengadilan. Tersangka salah bayar dan markup proyek pembebasan lahan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, PT Angkasa Pura I tahun 2013 itu akan menjalani proses hukum di persidangan.

"Penyidik telah menyerahkan berkas penuntutan lima tersangka untuk dilimpahkan ke pengadilan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hidar, Rabu (9/8)

Kelima pejabat tersebut, yakni mantan Kepala BPN Maros, Andi Nuzuliah, Mantan Kepala BPN Wajo, Hijaz serta tiga pejabat BPN lainnya yaitu, Hartawan Tahir, Hamka dan Muhtar D.Kata Hidar, mereka merupakan tersangka lanjutan yang ditetapkan setelah empat tersangka sebelumnya.

Kendati demikian, Hidar menegaskan kasus korupsi lahan bandara ini tidak akan berhenti sampai kepala BPN, namun akan menyeret tersangka lain jika alat bukti kuat.

"Kasus ini masih terus didalami," ucap Hidar.

Sekedar diketahui kelima pejabat BPN ini diseret atas sejumlah perbuatan, diantaranya, ditemukannya sejumlah transaksi salah bayar kepada warga yang tidak berhak menerima ganti rugi lahan. Terdapatnya salah bayar ini menjadi indikasi adanya kesalahan yang dilakukan oleh satgas A dan B saat melakukan verifikasi.

Akibatnya, 53 bidang tanah negara/tanah non hak yang seharusnya tidak boleh dilakukan pembayaran ganti rugi justru dibayarkan ganti ruginya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*