SENIN , 22 OKTOBER 2018

Lima Sekolah Terpencil di Luwu Tes Akreditasi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 17 September 2017 12:30
Lima Sekolah Terpencil di Luwu Tes Akreditasi

Hasbullah (Kanan) saat berada di kecamatan seko. Foto: Haerul/RakyatSulsel

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Rombongan Dinas Pendidikan Luwu Utara bersama tim akreditasi sekolah dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) melakukan visitasi dalam rangka akreditasi sekolah di kecamatan Seko yang dinilai sangat terpencil di Luwu Utara .

Rombongan berangkat sejak tanggal 13 September dan akan berakhir sekaligus meninggalkan kecamatan terpencil tersebut pada hari Senin, 18 September, besok.

Ketua Unit Pelaksana Akreditasi Sekolah Kabupaten Luwu Utara yang juga Asesor Akreditasi Sekolah dari Badan Akreditasi Nasional, Hasbullah mengatakan, visitasi ini dilaksanakan di beberapa  sekolah, yakni SMA Negeri 1 Seko, SMP Negeri 3 Seko, SDN 085 Rantedanga, SDN 086 Ledan dan SDN 079 Tanete Baba.

“Adapun tim visitasi ini terbagi atas dua tim yaitu Tim Asesor untuk SMA dan SD,” ungkapnya, Minggu (17/9).

Kepala Bidang SMP Pendidikan Luwu Utara ini melanjutkan, tujuan dari visitasi ini untuk menilai pencapaian delapan standar nasional pendidikan disetiap sekolah. Delapan standar tersebut seperti, standar isi, standar proses, standar pengelolaan, standar kompetensi lulusan, standar sarana dan prasarana, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

“Delapan standar tersebut memiliki indikator ketercapaian yang merupakan standar minimal yang harus dicapai oleh sekolah untuk mendapatkan akreditasi,” tuturnya.

Dia menjelaskan, hasil visitasi sekolah yang mendapatkan skor 65 maka, sekolah tersebut dinyatakan tidak terakreditasi dan tidak bisa menyelenggarakan ujian nasional dan harus berafiliasi dengan sekolah terdekat yang telah terakreditasi minimal akreditasi C.


div>