RABU , 17 OKTOBER 2018

Lima Warga Terlibat Narkoba di Hotel D’Maleo di Bantah Nasri

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 08 April 2016 09:45

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terdapat lima warga sipil yang ikut diamankan saat penggerebekan dan penangkapan di Hotel D’Maleo, Rabu (6/4) lalu perihal terlibat konsumsi narkoba dibantah oleh salah satu oknum yang juga pelaku.

Menurut salah satu pelaku yang juga pengusaha terkenal HM Nasri membantah jika dirinya terlibat mengkonsumsi narkoba.

“Saya ingin meluruskan informmasi yang beredar agar tidak terjadi asumsi publik. Bahwa saya sama sekali tidak terlibat konsumsi narkoba, rokok saja saya tidak isap, apalagi narkoba kategori barang haram tersebut,” terangnya di hadapan Wartawan di RM Makan Dinar Jl. Lamadukelleng. Kamis (7/4) malam.

Dikatakan, dirinya pada saat kejadian memang berada di lokasi hotel D-Maleo namun ada sesuatu yang ingin dibicarakan sama koramil perihal bisnis.

“Saya ingin mengkanter informasi di media. Saya ke tempat hiburan itu tidak macam-macam. Dan saya bertemu koramil urusan bisnis kebetulan saya bawa keluarga saat malam itu,” tuturnya.

Mereka yang hadir saat itu adalah H Nasri bersama Istrinya Uci, yang diketahui sebagai pengusaha asal Gowa. ‎Tiga orang lainnya yakni Bimang, Aswar dan Fitry. “Kami keluar satu mobil karna keluarga,” katanya.

Nasri menjelaskan, saat kejadian besoknya dirinya di antar ke BNN mendapat pemeriksaan tes urine.

“Saat kejadian, besoknya saya dibawa ke BNN Sulsel 24 jam bermalam untuk jalani tes urine. Tapi hasil alhamdulillah, saya negatif, tidak mengkonsumsi narkoba,” ungkapnya kepada awak media.

Ketika ditanya terkait hasil dari propam bersama kodam yang mengatakan dirinya positif narkoba dirinya membantah. “Biar BNN yang menjawab. Apa yang terjadi betul atau tidak,” jawab Nasri kepada wartawan.

Dia menambahkan, kedatangannya bertemu koramil tidak lain hanya silaturahim dan membicarakan bisnis.

“Silaturahmi adalah ibadah. Saya ketemu dengan koramil masalah bisnis. Saat penggerebekan tidak ada sabu yang ada Martel sama minuman bir. Itulah jenis minuman,” ujarnya.

Sebelumnya, penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Kodam VII Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi. Nasib apes pun dialami perwira yang mendapat Jabatan Dandim Makassar itu Letkol Jefri Oktavianus Rakti bersama rekannya, Kepala Pusat Komado Pengendalian Operasi, Letkol Infantri Budi Iman Santoso. Keduanya langsung digelandang setelah dilakukan tes urine.

Penggerebekan di lokasi yang dituju dan berhasil mendapati beberapa orang di dalam room karaoke Hotel D’Maleo lantai 12.


Tag
  • narkooba
  •  
    div>