RABU , 14 NOVEMBER 2018

Logistik Pemilu Rawan Diserang Rayap

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Iskanto

Rabu , 07 November 2018 08:30
Logistik Pemilu Rawan Diserang Rayap

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, mulai melakukan distribusi logistik Pemilu 2019 ke kabupaten/kota. Logistik yang didistribusikan meliputi kotak dan bilik suara.

Kotak suara itu tidak lagi terbuat dari bahan aluminium seperti pesta demokrsi sebelumnya, namun menggunakan bahan kardus/karton.

Pihak KPU pun harus kerja ekstra mengamankan kotak suara yang terbuat dari kardus karena rentan terhadap hujan dan serangan rayap. Hal tersebut diakui Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdin.

Ia mengatakan, saat musim hujan seperti ini, logistik Pemilu sangat rawan rusak serta dimakan rayap saat berada di dalam gudang penyimpanan. Olehnya, ia meminta KPU kabupate/kota untuk mengantisipasi hal itu.

“Mengingat saat ini musim hujan, logistik yang terbuat dari kardus rawan rusak dan dimakan rayap. Salah satu cara untuk mengantisipasi hal itu yakni dengan menyiapakan penjaga dalam gudang dan harus mengontrol semuanya,” ujarnya.

Ia bahkan memerintahkan pihak KPU kabupaten/kota sebelum logistik dimasukan ke gudang agar disemprot terlebih dahulu dengan anti rayap agar aman hingga pelaksanaan Pemilu.

Ia juga mengingatkan penjaga gudang agar mengontorol setiap saat, jangan sampai ada yang lembab atau gudang bocor. “Petugas gudang harus kontrol secara serius,” tuturnya.

Sementara progres pengiriman logistik kata Syarifuddin baru 25 persen. “Adapun batas waktu pengiriman hingga bulan Desember,” jelasnya.

Komisioner KPU Pinrang, Mansyur Hendrik mengaku jika pihaknya baru menerima logistik Pemilu berupa bilik suara. Sementara untuk kotak suara masih menunggu.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti diserang rayap, KPU Pinrang telah mengantisipasinya dengan memberian obat rayap. “Yang bahaya itu rayap. Tapi kami sudah bersihkan dan semprot obat rayap,” tutupnya.

Sementara untuk KPU Bulukumba, pihaknya telah menerima sepenuhnya logistik Pemilu, baik itu bilik maupun kotak suara dengan jumlah bervariasi. “Bilik suara sebanyak 2.063 lembar dan kotak suara 6.285 dengan estimasi jumlah TPS 1.235,” kata Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul.

Untuk mengantisipasi logistik rusak KPU Bulukumba juga telah mengantisipasinya dengan melakukan pembersihan gudang. “Selain potensi kelembapan, kami sudah siapkan pestisida anti rayap dan tikus. Kita juga melakukan pencegahan berkala ke gudang untuk memastikan logistik dalam kondisi aman,” tutupnya. ( *)


div>