JUMAT , 14 DESEMBER 2018

LSM TKP Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Alkes di Kejati Sulsel

Reporter:

Editor:

Lukman

Minggu , 12 Agustus 2018 13:40
LSM TKP Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Alkes di Kejati Sulsel

DPD LSM TKP saat melaporkan dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Transparansi Kinerja Pemerintah (LSM TKP), Aidil Adha secara resmi melaporkan dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumiharjo, Makasaar, Jum’at (10/8).

Dugaan korupsi Alkes yang menelan anggaran sebesar Rp 25 miliar bersumber dari dana APBD Bantaeng Tahun Anggaran 2018 dengan jangka waktu penyelesaian peket kerja 120 hari kalender dengan Nomor : 05/ULP-BTG/POKJA/RSUD/IV/2018.

Saat dikonfirmasi, Aidil Adha mengatakan dugaan korupsi Alkes RSUD Bantaeng yang dikelola oleh managemen rumah sakit sudah masuk di Kejati Sulsel dan diterima langsung oleh staf persuratan Kejati.

“Masuknya surat laporan dari DPD LSM TKP Bantaeng, kami berharap pihak Kejati agar segera menindak lanjuti laporan kami dan agar dugaan korupsi di internal RSUD Bantaeng segera mungkin dapar terbongkar,” tegasnya, Minggu (12/8).

Dia juga meminta Kejati agar dugaan korupsi pengadaan Alkes agar segera mungkin ditindak lanjuti mengingat anggaran yang bersumber dari APBD yang sebesar Rp 25 miliar yang tentu saja adalah uang masyarakat.

Dia juga mengatakan, salah satu staf persuratan Kejati Sulsel, St Nur Atika yang meneriman laporan telah berjanji pihaknya akan segera menyerahkan surat laporan tersebut ke Kepala Kejati Sulsel.

“Kami akan segera mungkin tindak lanjuti ke Intelijen Kejati, agar segera dilakukan pemeriksaan terkait laporan dugaan korupsi dana RSUD dan anggaran pengadaan Alkes,” jelas Idhil Adha menirukan staf persuratan Kejati Sulsel. (*)


div>