SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Luhur Sebut Klaim Aziz Lawan Kotak Kosong Hanya Pernyataan Sesumbar

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 24 Agustus 2017 18:55
Luhur Sebut Klaim Aziz Lawan Kotak Kosong Hanya Pernyataan Sesumbar

Andi Luhur Prianto

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pernyataan Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar, yang percaya diri Pilgub Sulsel bakal kotak kosong, turut dicermati pengamat politik di daerah ini.

Andi Luhur Prianto misalnya. Menurut akademisi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini, pernyataan Aziz itu sebatas strategi politik.

Luhur menilai, Aziz tengah melakukan psy-war terhadap kompetitornya. “Dalam situasi rivalitas perebutan partai pengusung yang semakin ketat, saya kira setiap kontestan memang mulai melakukan psy-war. Bisa jadi pernyataan itu hanya untuk melihat respon tertentu dari kandidat lain,” ujarnya, Kamis (24/8).

Menurut Luhur, wajar psy-war itu ditempuh Aziz. Mengingat, perebutan partai pengusung di Pilgub Sulsel cukup ketat. “Sekarang ini perebutan partai pengusung, bukan lagi hanya sekedar kendaraan untuk berkontestasi. Tetapi sudah bagian dari strategi pemenangan,” bebernya.

Makanya, sambung Luhur, tak heran kalau ada kandidat mulai berpikir sapu bersih dukungan partai. “Tinggal kita lihat sebenarnya, apakah perilaku timnya memang mengarah pada upaya sapu bersih semua dukungan,” sambung dia.

Tapi, ulas Luhur lagi, tentu tidak semudah kata-kata untuk mewujudkan skenario kotak kosong itu. Lebih jauh, Luhur menilai bahwa ada perubahan perilaku kandidat di Pilkada kali ini.

“Sepertinya kandidat ingin lebih cepat menyelesaikan kontestasi, sebelum di arena pemilihan suara yang sesungguhnya. Caranya adalah dengan berkompetisi menciptakan kondisi atau mengatur lawan yang akan dihadapi,” tutupnya.

“Makanya istilah head to head, kotak kosong, sesungguhnya menggambarkan fenomena kalau pertarungan antar kontestan akan ditarik ke depan sebelum masuk tahapan pemilihan dari rakyat,” demikian Luhur. (*)


div>