SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Luis Milla Cari Bibit Muda di Piala Presiden

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 06 Maret 2017 10:19
Luis Milla Cari Bibit Muda di Piala Presiden

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. foto: net

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Luis Milla, mengatakan, Piala Presiden merupakan salah satu wahana untuk memupuk atlet-atlet muda nasional pada bidang Sepakbola.

Pasalnya, pada Piala Presiden atlet muda usia di bawah 23 tahun mendapatkan kesempatan yang sama untuk ikut bermain memperkuat tim mereka masing-masing.

Luis mengungkapkan, kehadirannya di babak semifinal leg kedua antara Persib melawan Pusamania Borneo merupakan bagian dari tugasnya untuk melakukan observasi, khususnya pemain di bawah usia 23 tahun.

“Pada pertandingan semifinal ini ada 6 pemain. Dimana mereka mendapatkan kesempatan yang sama dengan atlet senior,” katanya.

Lebih lanjut, Luis menilai, pelaksanaan Piala Presien berjalan lancar dan sesuai harapan para pencinta sepakbola nasional. Hal tersebut dapat dilihat dengan animo dan dukungan masyarakat yang sangat besar.

“Terima kasih kepada Bapak Ara (Maruarar Sirait) atas terselenggaranya babak semifinal dengan baik dengan animo dan dukungan masyarakat yang sangat besar,” ujarnya.

Selama mengamati jalannya pertandingan ini, Luis menilai bahwa pendukung masing-masing tim memiliki antusias yang sangat besar selama jalannya pertandingan. Hal tersebut tidak terjadi di negaranya, Spanyol.

[NEXT-RASUL]

Menurutnya supporter yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan yang memiliki antusias untuk mendukung timnya hanya sekitar 25 persen. Selebihnya, mereka menonton layaknya di teather yang duduk dengan tenang dan sopan.

“Kalau di Indonesia semua bersemangat dan antusias ingin timnya menang sangat besar,” jelasnya.

Menurutnya, secara umum Piala Presiden berjalan lancar dan sesuai harapan. Dan ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas atlet-atlet nasional, Indonesia harus sering menggulirkan liga yang lebih kompetitif. Baginya adanya Piala Presiden akan meningkatkan kompetititas di Indonesia.

“Semua berjalan bagus, ajang ini juga salah satu cara untuk mencari bibit muda atlet-atlet nasional yang berkualitas,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua SC Piala Presiden, Maruarar Sirait, mengapresiasi atas kehadiran pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan semifinal dari awal hingga akhir.

Menurutnya, kehadiran Luis menunjukkan komitmennya untuk memajukan sepakbola nasional, khususnya untuk melihat kemampuan atlet-atlet muda.

“Saya sangat mengapresiasi. Macet-macet Luis menyempatkan hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan semifinal ini,” katanya.

Pada pertandingan semifinal ini, Maung Bandung tersingkir menuju final setelah dikalahkan Pusamania Borneo FC dengan drama adu penalti. (rmol)


div>