MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Mabuk, Pria Paruh Baya Tikam Anggota Kiwal Hingga Tewas

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

Lukman

Jumat , 03 Agustus 2018 14:00
Mabuk, Pria Paruh Baya Tikam Anggota Kiwal Hingga Tewas

Pelaku penikaman saat diamankan Polsek Panakkukang.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Karena kesal pria paruh baya, Ahmad alias Pindu (54) nekat menikam salah satu anggota Kompi Pengawal (Kiwal) hingga tewas.

Korban yang merupakan warga Jl. Kapasa, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya yakni Amir, Daeng Pabe meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Panakkukang, Kompol. Ananda Fauzi Harahap mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di Jl. A.P Pettarani. Saat itu korban sedang duduk di depan Kantor Rehabilitasi Cacat, Kamis (2/8) sekira pukul 20.30 wita.

“Pelaku tiba-tiba datang dengan membawa senjata tajam jenis pisau dan langsung menusuk korban sebanyak 7 tikaman,” ungkapnya, Jumat (3/8) dini hari.

Kompol Ananda menjelaskan, penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut lantaran dipicu dendam semalam.

“Pelaku mengaku kesal saat ia bersama korban menikmati minuman keras malam kemarin,” terang Ananda

Karena tak terima, pelaku kemudian datang dengan kondisi mabuk dan teriakan lantang. Pelaku mengatakan “Saya mau jagai ini tanah yang ada di daerah Pettarani”.

“Korban merasa tersinggung lalu pelaku akhirnya melakukan penikaman terhadap korban,” kata Ananda.

Akibatnya, korban mengalami luka tusukan pada bagian bawah dada sebelah kiri sebanyak 2 kali, di bagian bawah dagu sebanyak 1 Kali dan di bagian tangan sebelah kiri sebanyak 3 kali serta pada bagian punggung sebelah kiri sebanyak 1 kali.

“Nyawa korban tak tertolong, ia meninggal dunia saat di perjalanan menuju ke rumah sakit Awal Bros,” pungkas Ananda

Diketahui, saat ini pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam (Sajam) jenis Pisau telah diamankan di Mapolsek Panakkukang. (*)


div>