SENIN , 10 DESEMBER 2018

Mabuk Saat Memalak, Pemuda Diancam Pistol dan Babak Belur

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 24 September 2015 17:09

BONE, RAKYATSULSEL.COM – Maksud hati hendak memalak pengguna jalan yang melintas di depan SMAN 1 Ajangale, Jl Poros Bone – Wajo, seorang pemuda malah babak belur dan diancam pistol. Nasib sial itu dialami Syahril (30), pemuda pengangguran warga Dusun Palattae, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale.

Meski niat awalnya tidak bagus, namun pengangguran itu tidak terima dirinya diancam pistol dan dianiaya. Karena itulah, Syahril lalu melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Ajangale.

Menurut Kapolsek Ajangale, AKP Syamsu Alam, pihaknya masih mencari dan mengumpulkan keterangan tentang kejadian yang menimpa Syahril di lokasi kejadian.

Syamsu Alam mengatakan, saat terjadi penganiayaan di depan SMAN 1 Ajangale, korban dan sejumlah saksi yang ditemui dilokasi kejadian tidak mengetahui identitas si pembawa pistol.

Namun dari hasil olah di Tempat Kejadian Perkara, saat kejadia, korban Syahril diduga mabuk dan berniat memalak sejumlah orang yang lewat di jalan itu. Siapa sangka kalau salah seorang yang akan menjadi korbal pemalakannya, justru tersinggung sehingga langsung melawan dan melakukan pemukulan.

“Kita masih lakukan penyelidikan dan kembangkan dengan mencari bukti baru untuk mengungkap pelaku,” ujar Syamsu Alam melalui ponselnya, Kamis (24/9).

Sementara itu, dalam laporannya selaku korban, di Mapolsek Ajangale, Syahril mengatakan, selain diancam pistol, pelaku itu juga mengaku anggota polisi, lalu dirinya dianiaya hingga babak belur.

Akibatnya, mata Syahril sebelah kanan menjadi cacat terkena pukulan dan telinga mengeluarkan darah.


div>