RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Madrasah Harus Tunjukkan Prestasi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 09 Maret 2017 10:43
Madrasah Harus Tunjukkan Prestasi

int

Makassar, RakyatSulsel.com – Sengaja Peserta diberikan fasilitas tempat yang Mewah, karena mereka mau diperas otaknya untuk berfikir dan menuangkan ide gagasan terbaiknya untuk kemajuan Madrasah di Sulsel baik dari segi Kuantitas maupun Kualitasnya. Demikian sekelumit kata pembuka dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Ibu Hj. Yuspiani saat memberikan laporan di depan Ka.Kanwil Kemenag Sulsel saat pembukaan Rapat Kerja anggaran dan Program Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil.

Acara yang ditempatkan di Hotel Swiss-Bell Makassar ini rencananya berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8-10 Maret 2017 itu menghadirkan 160 orang peserta yang terdiri dari Para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Madrasah Negeri di semua tingkatan mulai Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah Se-Sulsel dan dari Kanwil Kemenag Sulsel. Dan Panitia Raker ini akan menghadirkan sejumlah narasumber baik lokal maupun Nasional yang memiliki kuifikasi dan kompetensi khusus, ujar Ibu Yuspiani menambahkan.

Menanggapi kegiatan Raker Bidang Pendidikan Madrasah ini, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Abd. Wahid Thahir justru mengharapkan mewahnya fasilitas yang diperoleh peserta di Raker ini harus berbanding lurus dengan hasil yg ditelorkan, bukan malah sebaliknya. Karena tantangan Madrasah kita ke depan semakin kompleks seiring dengan harapan besar masyarakat terhadap pendidikan keagamaan bagi generasinya, tolong jaga kepercayaan mereka. Dan jangan sia siakan harapan besar mereka kepada kita.

Kakanwil lebih lanjut meminta Madrasah di semua tingkatan untuk memperlihatkan Prestasinya baik dari sisi institusi, tenaga pendidik dan anak didiknya, baik itu prestasi Akademik maupun prestasi sosial. Bukan soal gengsi, tapi soal menjawab harapan masyarakat terhadap Madrasah dan Kementerian Agama.

Selain itu, Ka.Kanwil menegaskan juga untuk menjaga Madrasah kita, jangan sampai disusupi dan diwarnai oleh faham faham keagamaan yg sifatnya radikal. Terlebih bilamana yang melakukan itu adalah aparatur Kementerian Agama sendiri, maka tindakan yg tepat untuk itu adalah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan dan bilamana tidak mau berubah maka sanksi harus diterapkan.

Kakanwil juga menegaskan jangan sama sekali bertindak dan mengambil kebijakan diluar koridor institusi baik secara struktural, maupun secara fungsional, jangan tinggalkan prinsip kerja kita komunikasi, koordinasi dan Sinergitas, papar beliau.

Acara ini juga dihadiri oleh seluruh pejabat eselon IV Pada Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel serta pejabat fungsional khusus dan tertentu di lingkup Bidang Pendidikan Madrasah .


div>