SABTU , 21 JULI 2018

Mahasiswa Fakultas Sastra UMI lolos EPIC 4 di Surabaya

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Senin , 08 Januari 2018 11:45
Mahasiswa Fakultas Sastra UMI lolos EPIC 4 di Surabaya

Mahasiswa Fakultas Sastra Inggris jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Imran saat berpamitan dengan Dekan Fakultas Sastra Dra Hj.Muli Umiaty Noer M.Hum. Hadir mendampingi WD I Fak.Sastra Dr Rusdiah,M.Hum., WD 3 Drs Abdullah M.Pd., Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Irmawaty Hasyim SS., M.Hum. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali mencatat prestasi. Mahasiswa Fakultas Sastra Inggris jurusan Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2014, Imran bertolak ke Surabaya, Senin (8/1) sebagai salah satu peserta program Kamp Pelatihan Guru Pra-Pelayanan 2018 4 (Camp EPIC 4), yang berlangsung mulai 8 hingga 20 Januari di Surabaya dengan utusan peserta Indonesia dan Timur Leste.

“Kegiatan ini didesain untuk meningkatkan kapasitas dan menambah pengalaman profesional sebagai guru pra layanan. Di perkemahan selama tiga hari, membangun komunitas dan jairngan untuk saling mensupport dan terpenting bagi saya lebih mengasah skill kebahasaan dalam hal ini bahasa Inggris,” ujar Imran saat pamit di Dekan Fakultas Sastra Dra Hj.Muli Umiaty Noer M.Hum.

Hadir mendampingi WD I Fak.Sastra Dr Rusdiah,M.Hum., WD 3 Drs Abdullah M.Pd., Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Irmawaty Hasyim SS., M.Hum.

Dalam pertemuan tersebut Imran juga menjelaskan, kegiatan yang akan diikutinya nanti, dirinya akan bekerja dengan tim hebat yang terdiri dari 10 fasilitator, 6 RELO English Languange Fellows dan 4 UI Dosen, 7 konselor alumni Camp Epic 3 dan tim dari Kantor Bahasa Inggris Kedubes AS.

Imran yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris ( HMPBI) menambahkan bahwa Kamp ini diperuntukkan bagi mahasiswa berbakat yang terpilih dan akan menjadi guru bahasa Inggris masa depan.

“Kegiatan ini didesain dengan format interaktif yang menarik dengan guru ahli dan profesional Amerika. Kami peserta akan mengeksplorasi pendekatan dan praktik pengajaran inovatif dengan menggunakan alat pengajaran bahasa Inggris yang efektif. Selama dua minggu, kami juga akan mengikuti seminar dan pengalaman belajar,” tuturnya,

“Format kamp juga mendorong refleksi dan interaksi selama kegiatan informal seperti permainan, nyanyian, dan aktivitas di luar ruangan. Tidak hanya selama kelas tapi juga saat makan dan istirahat, peserta akan berkesempatan berkomunikasi dengan penutur asli, guru ahli, dan satu sama lain – memperkaya kemampuan bahasa Inggris dan kesadaran akan praktik mengajar,” tambah Imran.

Ketika ditanya syarat mengikuti kegiatan tersebut, Imran menuturkan, kandidat harus berada di tahun terakhir studi di universitas jurusan bahasa Inggris, sangat termotivasi, dan keduanya berdedikasi untuk menjadi seorang profesional pengajaran bahasa Inggris dan bersedia untuk berbagi pengetahuan dengan teman dan masyarakat.

Sementara itu, Dekan Fak.Sastra Dra Hj Muli Umiaty Noer MHum., memberi apresiasi dan ucapan selamat kepada Imran atas prestasi yang diraih.

“Tentu keberhasilan tidak terlepas dari motivasi dan kesungguhan belajar disertai disiplin. Muli mengharaplan Imran memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya menimba ilmu dan pengalaman selama mengikuti kegiatan di camp Epic 4 lalu kembali dapat memberi motivasi dan contoh kepada teman-temannya,” jelasnya. (*)


div>