MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Mahasiswa FKM Unhas Lolos Ekspedisi Nusantara Jaya

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 27 September 2017 18:45
Mahasiswa FKM Unhas Lolos Ekspedisi Nusantara Jaya

Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya saat mengikuti seleksi langsung di Kementerian Koordinator Kemaritiman RI.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) merupakan program Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, guna meningkatkan wawasan kemaritiman generasi muda dan merajut pulau-pulau terluar wilayah Indonesia.

Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya ini berasal dari kalangan mahasiswa yang diseleksi langsung oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman RI, yang telah melewati seleksi yang dilakukan oleh Universitas masing-masing.

Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas), tidak ketinggalan dalam mengikuti ekspedisi pengabdian ini dan yang berhasil meloloskan dua mahasiswa FKM yaitu Dinda Tri Lestari dan Baso Alimsyah Putra.

Keduanya mengikuti ENJ ini di dua tempat yang berbeda yakni Dinda Tri Lestari yang berlokasi di Pulau Rajuni, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sementara Baso Alimsyah, berlokasi di Pulau Balabalakang, Sulawesi Barat.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKM Unhas, Sukri Palutturi, mengaku bangga atas prestasi yang berhasil diraih du mahasiswa di FKM Unhas tersebut.

Menurutnya, Pengabdian yang dilakukan kedua mahasiswa FKM pada kegiatan ini dikatakan sangat berhasil lantaran, sukses melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan dan ekonomi, ditengah kondisi pulau yang didatangi sama sekali tidak terfasilitasi oleh jaringan telepon maupun jaringan internet.

“Tentu sebuah kebanggan bagi kami di FKM dan Unhas karena ada dua anak-anak kami yang ternyata mampu membawa dan memberi manfaat kepada masyarakat, sebab ini juag merupakan mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat. Selain itu, pencapaian tersebut tidak hanya berdampak pada mahasiswa dalam melatih dirinya mensolusi atas masalah yg dihadapi di daerah terpencil dan sulit dijangkau dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki,” ucapnya, Rabu (27/9).

Diketahui, peserta yang berlokasi di Pulau Rajuni (Selayar), Dinda Tri Lestari telah sukses menyelesaikan pengabdiannya, Senin (25/9) September kemarin. Sedangkan Baso Alimsyah berlokasi di Pulau Balabalakang, Sulawesi Barat, dijadwalkan menyelesaikannya pada Sabtu 30 September 2017 mendatang. (*)


div>