SENIN , 18 DESEMBER 2017

Mahasiswa Teknik Demo Rektor UKIT Terkait DO 30 Orang Mahasiswa

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Rabu , 18 Oktober 2017 19:13
Mahasiswa Teknik Demo Rektor UKIT Terkait DO 30 Orang Mahasiswa

Mahasiswa demo rektor UKIT

TANAH TORAJA, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKIT) menerima Surat Keterangan (SK) Drop Out (DO ), sementara 8 orang mahasiswa lainnya diskors.

Hal itu membuat ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Mesin UKIT turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa dan mendatangi kantor pusat UKIT untuk meminta kejelasan lebih lanjut.

Salah satu mahasiswa Jurusan Mesin, Meldi mengatakan kedatangan mahasiswa ke kantor pusat untuk meminta kejelasan terkait adanya DO yang diberikan kepada 30 mahasiswa. “30 mahasiswa itu tidak menerima surat peringatan, tapi langsung di DO,” kata Meldi.

Meldi menjelaskan pada tangga 17 Oktober sekitar 30 mahasiswa menerima SK DO bersamaan dengan pulangnya mereka dari kegiatan Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) yang mana kegiatan tersebut adalah kegiatan penyambutan mahasiswa baru khusus fakultas teknik mesin.

“Kita mempertanyakan apa kesalahan yang dilakukan sehingga di DO. Dan jika menyangkut kegiatan penyambutan mahasiswa baru, dan kegiatan keorganisasian itu dimungkinkan dalam aturan Dikti,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Tana Toraja, AKBP Yohanis Richard Andreans yang turun mengamankan aksi unjuk rasa mengatakan sempat terjadi insiden saling lempat batu antara mahasiswa dan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi untuk memadamkan api.

“Sempat terjadi insiden mahasiswa melempar kendaraan pemadam yang datang hendak memadamkan api karena mahasiswa sempat bakar ban di halaman kantor pusat UKIT di Makale. Namun insiden ini tersebut tidak berlangsung lama,” pungkasnya. (*)


div>