KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Maju Caleg DPR RI Lewat PDIP, Wawo Razak Tegas Tolak Politik Uang

Reporter:

Editor:

Iskanto

Senin , 05 November 2018 16:01
Maju Caleg DPR RI Lewat PDIP, Wawo Razak Tegas Tolak Politik Uang

Caleg DPR RI, dapil I Sulsel asal partai PDIP, A. Razak Wawo.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Caleg DPR RI, dapil I Sulsel asal partai PDIP, A. Razak Wawo tegas ingin menolak money politik alias politik uang di pemilu 2019.

“Saya kira kan memang mahar dan money politik akan sangat berbahaya. Saya punya komitmen, mahar harus dihilangkan. Ini sangat berbahaya,” kata Razak Wawo dalam diskusi politik bertajuk “Mahar politik dan politik uang vs Kebijakan publik”.

Dalam diskusi tersebut, menghadirkan narasumber, A. Razak Wawo, (Caleg PDIP), Muh. Asratillah (Caleg Perindo), san Arqam azikin (Akademisi Unismuh) di Warkop Dottoro Bolevar Makassar, Senin (5/11).

Lebih lanjut, caleg DPR RI nomor urut tujuh ini menyarankan agar seluruh proses sistem demokrasi tanpa money politik.

Menurut dia, selain money politik, Mahar politik juga harus dihilangkan karena sesuatu yang salah. Ia menyebutkan, kebijakan parpol soal itu tidak melalui kajian yg mendalam. “Kenapa dilarang karena menjadi bahan yang sangat berbahaya ke depan,” katanya.

Ketua Ikatan Alumni Unhas Jabotabek itu menambahakan, besar harapan ke depan parpol harus melakukan segala upaya untuk sebagai solusi demi mencegah kebijakan mahar politik yang semakin berkembang.

“Soal mahar politik ini sensitif segera diakhiri. Karena berdamapak pada jalanya pemilu, ini bisa menimbulkan kemunduran demokrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Arqam Azikin mengatakan, regulasi sistem parpol maupun penyelenggara harus diperketat, jika kurang maka direvisi.

“Karena mahar politik ialah mahar pilkada. Legislator juga ada mahar pada saat penentuan nomor urut caleg,” pungkasnya.

Sebab, sambung Dia, jika politik uang serta mahar politik tak dipangkas, maka akan menjadi efek ke depan.

“Kita berharap yang duduk di Senayan dan DPRD bisa memproduksi hal baru untuk menghilangkan mahar politik. Politik uang harus dipangkas. Karena tidak sedikit mahar politik diterapkan oleh partai, bisa mencapai Tiga milyar,” ungkapnya.


div>