SENIN , 25 JUNI 2018

Makassar Nominator Penghargaan KLA

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 18 Mei 2017 10:37
Makassar Nominator Penghargaan KLA

Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto memberikan sambutan saat menerima nominator penerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jl Penghibur, Rabu (17/5). fotpo: muh alief/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Makassar berhasil menjadi nominator penerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI. Itu diakui Ketua Tim Verifikasi Indikator KLA, Nanang Abdul Hanan, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jl Penghibur, Rabu (17/5).

Nanang bersama empat anggota tim lainnya yang berasal dari Kementerian P3A RI, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat, berada di Makassar sejak Senin lalu. Ia telah berkunjung ke lorong-lorong Makassar, Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Antang berdialog dengan anak-anak.

“Kota Makassar sudah cukup maju, dan lebih baik dari kota-kota lainnya dalam hal pemenuhan hak anak,” ucap Nanang diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (18/5).

Tim Verifikasi melakukan verifikasi dokumen, verifikasi lapangan untuk memastikan yang dituliskan di dokumen sesuai dengan kenyataan di lapangan, dan Focus Group Discussion (FGD) bersama anak-anak sebelum merekomendasikan Makassar sebagai nominator penerima penghargaan KLA.

Beberapa indikator penghargaan KLA diantaranya proses kelembagaan menyangkut produk peraturan daerah yang dihasilkan, gugus tugas, hak sipil anak, lingkungan keluarga dan hak asuh alternatif, hak pendidikan formal dan informal, pengembangan karakter, pengetahuan budaya, dan perlindungan hak-hak khusus anak.

“Hasil FGD Anak sangat luar biasa dari lorong-lorong, shelter anak, pemantauan peristiwa di War Room yang berhasil menggagalkan tindak kekerasan seksual pada anak di ruang publik,” puji Nanang.

Makassar selama tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto telah menempatkan anak sebagai salah satu lokus pembangunan. Berbagai program di berbagai bidang memberikan porsi yang besar bagi anak-anak.

[NEXT-RASUL]

“Di bidang religi kami menjalankan program Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah. Sengaja dilakukan di hari Minggu agar orang tua dapat mengajak anak-anaknya ikut serta,” kata Danny, sapaan wali kota.

Sementara di bidang olahraga ada Golo Rong, olah raga bola yang dilakukan di jalan atau lorong-lorong yang dapat membangkitkan semangat kebersamaan, dan sportifitas. Di bidang pendidikan ada 18 Perintah Revolusi Pendidikan dan Dongeng Keliling (Dongkel). (***)


div>