SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Makassar Tuan Rumah 3rd BIMP-EAGA Meeting

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 09 September 2015 11:45

Penulis: Bahrul ulum Ilham

CITIZEN REPORTER, RAKYATSULSEL.COM – Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM menjadi penyelenggara ‘The 3rd BIMP-EAGA SMED Working Group Meeting and Related Activities’ pada 9-11 September 2015 di Hotel Grand Clarion Makassar, Sulawesi Selatan. Rangkaian kegiatan BIMP-EAGA SMED Working Group Meeting sudah dimulai hari ini (9/10) berupa expo dan serangkaian agenda meeting.

Pembukaan secara resmi akan dilakukan Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga pada hari selasa besok (10/10) di Hotel Clarion Makassar dan akan berlangsung sampai 11 September 2015. Pada kegiatan BIMP – EAGA (Brunei Darussalam – Indonesia – Mallaysia – Philipines East Asean Grwoth Area) di Makassar ini akan mengusung tiga agenda utama yaitu working group meeting, creative expo, dan business matching.

Staf Ahli Menkop UKM bidang pemasaran, Hasan Jauhari mengatakan, ajang BIMP-EAGA kali ini akan menyusun strategic plan dalam kerjasama antar kawasan. Selain itu digelar pula pameran produk-produk UKM yang akan memperlihatkan bahwa kualitas produk-produk UKM Indonesia tidak kalah dan siap bersaing, khususnya di kawasan ASEAN.Pada ajang BIMP-EAGA ini juga akan digelar event bertajuk ‘business matching’ yang bertujuan terjalinnya kerjasama bisnis antar UKM di kawasan ASEAN.

Kerjasama BIMP-EAGA ini bertujuan untuk memperkecil kesenjangan diantara kawasan sub kawasan tersebut. BIMP-EAGA dibentuk secara resmi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-1 di Davao City, Filipina pada tanggal 26 Maret 1994. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan negara-negara BIMP-EAGA. Para pelaku usaha diharapkan menjadi motor penggerak kerja sama dimaksud sedangkan pemerintah bertindak sebagai regulator dan fasilitator.

Wilayah Indonesia yang menjadi anggota BIMP-EAGA adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.lan secara aman, dan damai. Itu semua tidak lepas dari cara kepemimpinan Pak Idris,” papar Bahtiar.


div>