KAMIS , 18 JANUARI 2018

Makassar Tuan Rumah Indonesia Smart City Summit

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 13:02
Makassar Tuan Rumah Indonesia Smart City Summit

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: md fajar/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyampaikan apresiasi dipilihnya kota Makassar menjadi tuan rumah Indonesia Smart City Summit 2017 sekaligus pencanangan gerakan menuju 100 Smart City yang berlangsung di Hotel Sheraton, Senin (22/5).

Terilihnya Makassar menurut Danny, sapaan wali kota sudah sangat tepat. Apalagi, secara posisi Makassar terletak di tengah-tengah Indonesia.

“Saya bersama seluruh warga Makassar menyampaikan terima kasih kepada kementerian yang telah memilih kota ini sebagai tuan rumah pencanangan ini. Makassar adalah kota yang jika kita analogikan sebagai tubuh manusia, dia persis di pusarnya Indonesia,” kata Danny.

Danny menyampaikan, posisi sebuah daerah sangat penting. Karena dengan posisi tersebut akan banyak memberi peluang menarik, baik dalam bisnis maupun dalam mencanangkan kebaikan-kebaikan untuk Indonesia.

Menurutnya, ada dua ciri perubahan di dunia ini yakni perubahan iklim dan perubahan kecepatan. Perubahan iklim adalah hal nyata yang terjadi terus menerus. Sehingga sangat berbahaya jika orang-orang yang menempati suatu daerah tidak tanggap terhadap perubahan tersebut.

Sedangkan ciri perubahan kedua adalah kecepatan, kata Danny setiap orang berlomba berlomba melawan masalah. Masalah datang begitu cepat seiring dengan era informasi.

“Kadang-kadang masalah lebih cepat dari solusinya sehingga pemerintah daerah terus berpikir bagaimana menemukan solusi yang tepat, sehingga ditemukan bahwa tidak ada lain untuk mengungguli kecepatan itu adalah smart city,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

Pemerintah Kota Makassar menurut Danny memiliki model smart city yang sedikit berbeda. Karena menurut pandangan Danny jika hanya sebuah smart city tidak cukup membuat daerahnya bisa unggul.

Rencananya, kegiatan ini dihadiri 25 kota- kota di Indonesia. Kota- kota ini kemudian menandatangani MoU mendukung gerakan menuju 100 Smart City. (***)

 


div>