JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Mal Dipadati Pengunjung

Reporter:

Nhera

Editor:

doelbeckz

Selasa , 12 Juni 2018 07:00
Mal Dipadati Pengunjung

Salah seorang pengunjung Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar memilih pakaian di salah satu tenant pameran di mal ini, Senin (11/6) malam. Menjelang Lebaran Idulfitri sejumlah mal di Kota Makassar dipadati pengunjung untuk berburu baju Lebaran dan perlengkapan rumah. foto: doelbeckz/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menjelang Lebaran Idulfitri sejumlah mal di Kota Makassar dipadati pengunjung untuk berburu baju Lebaran dan perlengkapan rumah.

Diantaranya, Mal Panakkukang Makassar, Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar, dan Trans Studio Mal (TSM) Makassar. Mal tersebut memang selalu menjadi incaran setiap tahunnya.

Public Relation TSM Makassar, Nella Saparinda, mengatakan, angka traffic di setiap season pasti terjadi lonjakan pengunjung tak terkecuali jelang Idulfitri. Kenaikan pengunjung naik 15 hingga 30 persen, diperidiksi akan terus naik hingga H-1 Lebaran.

“Lonjakan terjadi sejak seminggu yang lalu dan akan terus meningkat hingga hari Lebaran. Dari data yang diperoleh Minggu (10/6) khusus kendaraan roda empat mencapai 7 ribu hingga 10 ribu dan kendaraan roda dua mencapai 2 ribu kendaraan masuk di mal ini. Kami optimistis bisa tembus hingga 12 ribu pengunjung,” bebernya, Senin (11/6).

Kenaikan pengunjung tersebut untuk berburu baju Lebaran di tenant di mal tersebut, seperti Metro Departement Store dan Uniqlo produk retil terbaru dari Jepang yang baru buka beberapa minggu lalu.

“Idulfitri memang selalu menjadi momen untuk berburu baju Lebaran. Di TSM tenant Metro Departement Store melengkapi kebutuhan masyarakat mulai dari sepatu, baju, tas, dan kebutuhan lainnya semuanya lengkap di sini,” jelasnya.

Hal serupa terlihat di Mal Panakkukang, pengunjung terlihat berdesak-desakan mulai buka mal hingga jam tutup.

Salah satu pengunjung Mal Panakkukang, Risna, mengatakan, kaget melihat banyaknya pengunjung hingga berdesak-desakan di dalam mal seperti pasar. Apalagi, di kasir terjadi antrian panjang.

“Ramai sekali saya antri di kasir lumayan cukup lama, saya membeli baju lebaran untuk anak dan keluarga sebelum mudik ke kampung,” ungkapnya. (****)


div>