Minggu, 20 Agustus 2017

Malam Ini, Soil FH UMI Bedah Buku Amarah 96

Jumat , 21 April 2017 11:05

Penulis : Yadi Maswatu

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM - Soil FH UMI mengajak mahasiswa Makassar untuk mengikuti dan menghadiri bedah buku  Mencari Jejak Amarah karya Rasmi Ridjang Sikati yang diangkat dari peristiwa April Makassar Berdarah (Amarah)  yang terjadi pada tahun 1996.

Acara digelar di Warkop Fly Over,   di Jln Urip Sumoharjo yang persis berhadapan dengan kantor DPRD Sulsel pada Jumat,  21 April 2017, sekitar pukul 19.00 Wita.

Ketua Panitia Pelaksana Fatahillah mengungkapkan,  kegiatan ini digelar untuk memberi gambaran tentang peristiwa Amarah yang terjadi di tahun 1996.

Saat itu,  ada tiga mahasiswa yang meninggal.  Mereka adalah,  Saiful Bya,  Tasrief Daming,  dan Andi Sultan Iskandar.

Para narasumber yang hadir selain dari penulis buku adalah Ema Husain yang akan membahas dari sisi hukum,  Ikhwan Syamsuddin alias Aco sebagai saksi sejarah.

“Kami juga akan memanggil mantan PR 3 UMI Zein Irwanto dan WR 3 Prof Ahmad Gani, ” ujarnya,  Jumat (21/4).

Fatahillah mengajak mahasiswa memperingati Amarah dengan cara  lebih santun.Daripada turun jalan dan melakukan tindakan anarkisme di jalan lebih baik saksikan bedah buku.

“Hasil dari bedah buku ini akan berlanjut ke teatrikal Amarah yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang, ” ujarnya.

Naskah teatrikal diambil dari naskah film Mencari Jejak Amarah yang akan diproduksi ke layar lebar pada tahun ini.

Sementara, penulis buku Mencari Jejak Amarah, Rasmi Ridjang Sikati, menyambut baik kegiatan yang digelar study club yang ada di Fakultas Hukum tersebut.

“Saatnya perayaan Amarah tanpa turun jalan dengan anarkisme. Mendingan diperingati dengan cara zikir pada malam perayaan Amarah. Save Amarah. No turun jalan dengan anarkisme. Mari kita bedah buku, nonton teatrikal dan merayakan Amarah dengan zikir dan ziarah ke kuburan dengan tidak menganggu pengguna jalan,” tandasnya.