RABU , 14 NOVEMBER 2018

Mantan Kasek SMA 5 Dituntut Satu Tahun Enam bulan Penjara

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 14 Agustus 2017 21:19
Mantan Kasek SMA 5 Dituntut Satu Tahun Enam bulan Penjara

PUNGUTAN LIAR SMA 5. Mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Makassar, Muhammad Yusran memberi keterangan kepada wartawan setelah menjalani sidang pemeriksaan saksi terkait dugaan pungutan liar, di Kejaksaan Negeri Makassar, Jl Amanagappa, beberapa waktu yang lalu. Foto: QUDRATULLAH/RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Mantan Kepala Sekolah (Kasek) Menengah Atas (SMA) Negeri 5, Muh Yusran dituntut dengan kurungan penjara satu tahun enam bulan denda 50 subsider satu bulan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Senin (14/8)

Hal itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dibacakan oleh Ahmad Yani didepan Majelis Hakim Bonar Harianja di Sidang lanjutan kasus dugaan Pungutan Liar SMA 5 dengan agenda pembacaan tuntutan setelah beberapa pekan menghadirkan sejumlah saksi dalam persidangan.

“Satu tahun enam bulan denda 50 subsider satu bulan,” singkat JPU, Ahmad Yani

Sebelumnya dalam uraian dakwaan, terdakwa dituduh berdasarkan alat bukti telah membuka penerimaan tiga kelas jalur offline yang dinamakan kelas Smart. Muh Yusran juga telah menerima uang dari orang tua calon siswa setelah dipastikan lulus dan masuk pada kelas smart itu, dengan jumlah variatif antara Rp5 juta sampai Rp15 juta yang jika diakumulasi totalnya mencapai Rp400 juta.

Selain itu, Muh Yusran terbukti secara sengaja dan menggunakan wewenang serta jabatan yang melekat pada dirinya. Telah meminta atau melakukan pungli kepada sejumlah orang tua siswa, untuk bisa diluluskan melaui jalur offline.


div>