SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Marak Pelecehan anak, DPRD Minta Dinas PPPA Jeneponto Intens Sosialisasi

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Kamis , 09 Agustus 2018 17:30
Marak Pelecehan anak, DPRD Minta Dinas PPPA Jeneponto Intens Sosialisasi

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jeneponto, Andi Baso Sugiarto (ist)

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Maraknya kasus pelecehan seksual anak dibawah umur di Kabupaten Jeneponto membuat salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) angkat bicara.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jeneponto, Andi Baso Sugiarto meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) agar intens melakukan sosialisasi di masyarakat.

“Dinas ini perlu melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat di kecamatan baik itu desa maupun kelurahan. Semua itu perlu dilakukan karena jelas itu adalah tupoksi Dinas PPPA dan kalaupun ada aturan dari pemkab kami akan perketat lagi,” jelas anggota Komisi II ini, Kamis (9/8).

Dia menjelaskan, kasus pelecehan anak satu bulan terakhir telah terjadi pada tiga kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

“Satu bulan terakhir kekerasan seksual pada anak telah terjadi di Kecamatan Arungkeke, Kecamatan Tarowang dan kemarin terjadi di Kecamatan Tamalatea, ini perlu peran pemerintah daerah dalam hal ini OPD yang bersangkutan untuk bekerja sama memberikan informasi keseluruh lapisan masyarakat,” tambahnya. (*)


div>