SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Maraknya Geng Motor dalam Hikmah Idul Adha di Mattoanging

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 24 September 2015 12:43

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM- Keprihatinan atas maraknya kekerasan yang dilakukan anak di bawah umur di Makassar, sehingga Prof Dr Syarifuddin Ondeng MA merasa perlu mengangkat tema itu dalam khutbah Idul Adha 1436 H di lapangan Mattoanging Andi Mattalatta, Kamis (24/9).

Dalam khutbah berjudul “Imlementasi Qurban terhadap Pembinaan Anak dan geng motor”, Syarifuddin Ondeng mengatakan, pada masa sekarang ini, anak-anak seharusnya mengikuti sifat-sifat yang ditanamkan Nabi Ismail yang taat kepada orang tuanya (Nabi Ibrahim). Pada saat Nabi Ismail akan disembelih oleh ayahnya Nabi Ibrahim, Ismail rela.

Kenyataan di masa sekarang, kata Syarifuddin Ondeng, anak-anak telah jauh dari sifat yang ditanamkan oleh Nabi Ismail. Syarifuddin Ondeng menunjuk maraknya geng motor yang anggotanya rata-rata anak berusia 16 hingga 20 tahun, karena karena anak-anak tidak lagi meneladani sifat Nabi Ismail. Akibatnya, banyak kasus pembegalan yang dilakukan anak-anak geng motor itu.

Syarifuddin Ondeng menambahkan bahwa kasus geng motor yang anggotanya kebanyakan pelajar SMP dan SMA, menjadi tanggungjawab orangtua. Dikatakan, orang tua seharusnya meneladani sifat Nabi Ibrahim, yang mampu membina anaknya dan mengarahkan kepada keimanan.

Diingatkan bahwa anak tanpa bimbingan orang tua, maka syaitan akan mudah menyusup menjadi pihak ketiga, yang mempengaruhi anak terlibat dalam pergaulan yang tidak jelas. “Inilah yang menyebabkan anak terlibat geng motor, karena mereka telah lepas dari kontrol orang tua sehingga terlibat kejahatan,” ujar Syarifuddin Ondeng.

Karena itulah, pada momen hari raya Idhul Adha, Syarifuddin Ondeng meminta kepada para orang tua agar dapat membina anak-anaknya sesuai dengan syariat yang ditentukan oleh Allah kepada manusia.

“Dengan membina anak-anak secara baik agar mereka terhindar dari berbagai kejahatan terutama geng motor. Anak-anak harus dibina sejak dini dengan mengajarka mereka melaksanakan sholat, berbuat baik dan menanamkan kesabaran,” tegas Syarifuddin Ondeng.


div>