MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Maros Akan Miliki Mesin Pengering Berkapasitas 30 Ton Per Hari

Reporter:

Jumaedy

Editor:

Lukman

Selasa , 22 Mei 2018 22:40
Maros Akan Miliki Mesin Pengering Berkapasitas 30 Ton Per Hari

Bupati Maros Hatta Rahman memberikan secara simbolis mesin pengering gabah (Dryer) berkapasitas 30 Ton/hari kepada petani.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Maros akan menyiapkan mesin pengering gabah (Dryer) berkapasitas 30 Ton/hari. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memaksimalkan serapan gabah petani.

“Setiap musim panen terjadi lagi kegaduhan, mulai dari selisih harga sampai pedagang dari luar yang datang membeli gabah kadang juga pengusaha gabah lokal tidak mampu bersaing harga karena tidak adanya fasilitas pengering gabah sehingga gabah tidak bisa disimpan lama, akhirnya pengusaha hanya membeli seadanya saja,” ujar Kepala Dinas Pertanian tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Maros, M Nurdin, Senin (21/05).

Ia berharap dengan hadirnya Dryer ini, maka serapan gabah di Kabupaten Maros akan maksimal, sesuai dengan target bulog.

“Kita berharap dengan adanya dryer ini sarapan gabah kita akan maksimal dan suplai kita ke bulog juga bisa terpenuhi, karena selama ini target yang diberikan bulog ke mitranya di Maros tidak pernah terpenuhi,” papar Nurdin.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian kabupaten Maros, Hamril mengatakan jika pengadaan dryer ini baru bisa terealisasi tahun ini, mengingat tahun kemarin masih banyak pekerjaan fisik berupa bangunan air.

“Anggarannya bersumber dari APBD, ini baru pertama yang kita buat, karena anggarannya cukup tinggi, sekitar Rp2,5 Miliar, kalau di Maros itu baru ada satu yakni di Bontotallasa tapi itu milik pengusaha swasta, pemerintah baru memprogramkan tahun ini dan kita berharap akhir tahun sudah beroprasi,” ungkap Hamril. (*)


div>