SELASA , 18 DESEMBER 2018

Maros Optimis Raih Juara Umum Lomba Desa Tingkat Provinsi

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Selasa , 31 Juli 2018 20:22
Maros Optimis Raih Juara Umum Lomba Desa Tingkat Provinsi

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Maros mengikutkan Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai dan Desa Baji’ Pamai Kecamatan Cenrana dalam lomba kelurahan/desa tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Target raih juara umum I, tak mengerankan jika warga yang berada di Kelurahan Hasanuddin bergotong royong menghias kampung mereka dengan berbagai aksesoris yang memeriahkan tiap lorong. Warga menghias lorong kampung dengan berbagai aksesoris, yang cukup unik. Kelurahan Hasanuddin menjadi salah satu kelurahan percontohan yang ada di Maros.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel, Mustari Soba mengunjungi langsung dan menilai kelurahan Hasanuddin.

Dia menjelaskan, Maros merupakan kabupaten kedua dari yang terakhir dikunjunginya. Lanjutnya, tidak semua kabupaten di Sulsel mengikuti kegiatan lomba ini. Terkhusus kabupaten dan kota yang sedang melaksanakan pilkada serentak, dibolehkan untuk tidak ikut serta. Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, hanya 17 yang mengikuti lomba.

“Ada kabupaten yang tidak ikut lomba ini, khususnya yang sedang melaksanakan Pilkada. Karenanya dari 24 kabupaten/kota hanya 17 yang ikut. Dan Maros merupakan kabupaten ke 16 yang kami kunjungi. Besok kami akan ke Kabupaten Selayar,” Jelasnya.

Mustari Soba yang juga sebagai ketua tim penilai lomba kelurahan, menuturkan dalam lomba tersebut, ada beberapa kriteria penilaian lomba desa yang harus dipenuhi. Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan yang terdiri dari 3 aspek indikator penilaian, yaitu bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

“Perlombaan kelurahan desa ini, merupakan amanat dari peraturan Menteri dalam negeri nomor 81 tahun 2015. Penilaian tingkat perkembangan kelurahan ini bukan tahun berjalan, melainkan untuk dua tahun terakhir. Jadi dimulai sejak tahun 2016 sampai 2018,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Maros, Harmil Mattotorang optimis meraih juara satu pada ajang kompetisi lomba penilaian Kelurahan dan desa ini. Pihaknya sangat siap mengantar kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai menjadi juara.

“Kami target bisa masuk tiga besar dan meraih juara satu itu semua bentuk keoptimisan kami,” ungkap Wabup Maros saat ditemui usai kegiatan pembukaan Penilaian Lomba, Selasa (31/7/2018).

Dia menilai kompetisi ini harus senantiasa diperhatikan sebagai upaya motivasi kepada semua elemen utamanya lurah dan masyarakat setempat. Bukan hanya itu, masyarakat pun merasa lebih diperhatikan karena mereka turut mengambil bagian dari proses pembersihan dan pemeliharaan lingkungan mereka senantiasa terlihat indah dan rapi.

“Memang setiap saat kami sangat mangapresiasi lomba seperti ini karena memang ini menjadi motivasi kita semua agar senantiasa memperhatikan kebersihan lingkungan, keamanan, dan lainnya,” tutupnya. (*)


Tag
  • Pemkab Maros
  •  
    div>