SELASA , 14 AGUSTUS 2018

Masa Penahanan Legislator Sulbar Ditambah

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Senin , 26 Maret 2018 12:30
Masa Penahanan Legislator Sulbar Ditambah

ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menambah masa penahanan terdakwa kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulbar, sebesar Rp360 miliar tahun 2016.

Dalam kasus ini penyidik telah menetapkan empat orang tersangka yakni ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, wakil ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, wakil ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya dan wakil ketua DPRD Sulbar Harun.

Kepala Seksi Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Mamuju, Cahyadi Sabri, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menambah masa penahanan. “Kita telah mempernjang masa penahanan tersangka selama 30 hari,” ujar Cahyadi Sabri, Minggu (25/3) kemarin.

Ia mengungkap jika perpanjangan masa penahanan yang diberikan merupakan perpanjangan 30 hari pertama, di tahap penuntutan yang dilakukan oleh JPU.

Sebelumnya mereka ditahan pada tahap penyidikan dalam kapasitas sebagai tersangka. “Saat ini statusnya sudah bukan lagi tersangka, melainkan statusnya sudah terdakwa,” tandasnya.

Selain itu saat ini keempat terdakwa tersebut, telah menjadi wewenang dan tanggungjawab JPU. Bukan lagi wewenang penyidik.

Perpanjangan masa penahanan menurut Cahyadi, dikarenakan masa penahanan terdakwa ditahap penyidikan telah habis. Selain itu, karena tim JPU masih sementara menyusun dakwaan perkara sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mamuju.

“Sebelum kita limpahkan ke pengadilan, tim JPU masih akan melakukan ekspos lagi,” pungkasnya.

Terkait rencana pelimpahan kasus tersebut ke pengadilan, Ia mengaku belum bisa memastikannya. Cahyadi berdalih nanti setelah ekspos, baru bisa dipastikan jadwal pelimpahannya. (*)


div>